Tabuh Gendang di Manokwari, Dirjen Bimas Kristen Buka Munas LPPN untuk Evaluasi dan Inovasi Umat

Ramzy
Ramzy 223 Pembaca
4 Menit baca

Follow Pedomanrakyat.co.id untuk mendapatkan informasi terkini.

Klik WhatsApp Channel  |  Google News

PEDOMANRAKYAT, MANOKWARI – Di tengah kemeriahan ajang akbar Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) Nasional XIV Tahun 2026, Lembaga Pengembangan Pesparawi Nasional (LPPN) resmi menggelar Musyawarah Nasional (Munas). Hajatan krusial ini berlokasi di Manokwari, Provinsi Papua Barat, pada Kamis (25/6/2026).

Mengambil tempat di Ballroom Hotel Aston Niu Manokwari, forum strategis ini mempertemukan para pemangku kepentingan Pesparawi dari seluruh penjuru tanah air. Agenda utama mereka adalah merumuskan arah kebijakan masa depan, strategi pengembangan seni suara gerejawi secara nasional, sekaligus menentukan daerah yang akan menjadi tuan rumah gelaran bergengsi Pesparawi Nasional XV mendatang.

Ketua Umum LPPN sekaligus Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Kristen Kementerian Agama RI, Dr. Jeane Marie Tulung, S.Th, M.Pd, dalam pidato pembukaannya menekankan vitalnya momentum Munas ini. Menurutnya, forum ini bukan sekadar rutinitas, melainkan wadah krusial untuk mengevaluasi program kerja, memperkokoh konsolidasi internal, serta melahirkan inovasi segar dalam pembinaan umat Kristen di Indonesia.

“Kita semua berharap Munas kali ini mampu melahirkan keputusan-keputusan berdampak yang menyentuh langsung kebutuhan riil umat,” ujar Jeane penuh optimisme. Dalam kesempatan tersebut, ia juga mengulas historis perjalanan Pesparawi dan berdirinya LPPN, sebelum akhirnya secara simbolis menabuh gendang sebagai tanda dibukanya Munas, diikuti dengan sesi foto bersama seluruh delegasi.

Pada sesi awal persidangan, dinamika Munas dipimpin langsung oleh Jeane Marie Tulung. Ia didampingi oleh Sekretaris Ditjen Bimas Kristen, Johni Tilaar, serta Direktur Urusan Agama Kristen, Luksen Jems Mayor, sebagai pimpinan sidang sementara hingga tongkat estafet kepemimpinan diserahkan kepada perwakilan LPPD terpilih dari wilayah Barat, Tengah, dan Timur.

Pertemuan berskala nasional ini dihadiri oleh jajaran petinggi Ditjen Bimas Kristen Kemenag RI, fungsionaris LPPN, jajaran pengurus Lembaga Pengembangan Pesparawi Daerah (LPPD) dari 38 provinsi, para Kepala Bidang serta Pembimbing Masyarakat Kristen Kemenag regional. Tak ketinggalan, perwakilan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan panitia pelaksana Pesparawi Nasional XIV turut mengawal jalannya acara.

1
2TAMPILKAN SEMUA
Baca juga :  KPMPR Pangkep Demo Pemkab yang Dinilai Lamban Selesaikan 3 Sektor
Bagikan Artikel Ini
Tinggalkan Komentar
error: Content is protected !!