Penjual Ogoh-ogoh Mini Tetap Eksis Jelang Nyepi

Tanggal:

Follow Pedomanrakyat.co.id untuk mendapatkan informasi terkini.

Klik WhatsApp Channel  |  Google News

PEDOMANRAKYAT - Denpasar.

Tingginya lonjakan penambahan kasus Covid-19 di Bali khususnya di wilayah Metro Denpasar, membuat kebijakan yang beda dimasing-masing kabupaten.

Bahkan di daerah lumbung padi Tabanan, desa adat kompak mengimbau truna truni untuk tidak membuat ogoh-ogoh atau melakukan kegiatan pengrupukan dengan mengarak ogoh-ogoh.

Termasuk juga dengan kebijakan pemerintah kota Denpasar. Terakhir untuk Bali telah terkadi peningkatan kasus Covid-19 di atas 2000 kasus. Terbesar di wilayah Denpasar, yang tercatat jumlah terpapar Covid-19 melebihi dari angka 1.000 orang.

Pesta Ogoh-ogoh yang sudah dua tahun tak terlaksana karena pandemi sempat menjadi sebuah kerinduan para truna truni banjar. Namun kegembiraan itu hanya sesaat. Bahkan ada banjar yang muda mudinya hingga harus melakukan penggalian dana dengan membuat kupon bazar.

Namun tidaklah bagi para pembuat dan pedagang ogoh-ogoh mini. Seperti yang terjadi di wilayah jalan Sempidi hingga Kapal dan Mengwi. Sederatan dagang terlihat menjajakan dagangan ogoh-ogoh mini.

"Sudah dua tahun terakhir ini, sepi pembeli untuk ogoh-ogoh mini. Begitu sempat ogoh-ogoh diadakan, sekarang ramai yang beli," ucap Yan Putra, salah satu pedagang di Sempidi.

Terkait arak-arakan ogoh-ogoh yang rencananya ditiadakan, mengingat kembali melonjak kasus Covid-19, Yan mengaku masih belum berimbas pada dagangannya yang menjual ogoh-ogoh mini.

"Sampai hari ini masih tetap ada aja yang beli pak. Sebelum ada edaran ogoh-ogoh ditiadakan. Bisa sampai 10 ogoh-ogoh terjual seharinya. Sekarang tiga sampai empat ogoh-ogoh seharinya terjual," pengakuannya, Kamis (10/02/2022).

Ogoh-ogoh mini ini umumnya menjual jenis tema Paksi, Celuluk, Garuda, Hanoman dan lainnya dijual dengan harga grosir dari 25 ribu hingga 300 ribu serta ada juga harga khusus 900 ribu dengan ukuran besar tinggi 2 meter. (*)

Baca juga :  Tim Juri IMA 2022 Lakukan Verifikasi Lapangan di SD Negeri Kompleks Sambung Jawa

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Artikel Terkait

Harmoni Tanpa Sekat: Simfoni Persaudaraan SMANSA 81–82 dalam Perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026

PEDOMANRAKYAT, MAKASSAR - Alumni lintas generasi SMA Negeri 1 (SMANSA) Makassar kembali mengukuhkan eksistensi persaudaraan lintas iman melalui...

Telepon Subuh Mentan Amran Berujung Gagalnya Penyelundupan Bawang Bombay Ilegal 133,5 Ton di Semarang

PEDOMANRAKYAT, SEMARANG – Telepon subuh Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman sekitar pukul 05.20 WIB menjadi awal gagalnya...

Mentan Amran Sidak 133,5 ton Bawang Bombay Selundupan Berpenyakit: Tidak Ada Ampun, Usut Sampai Akar

PEDOMANRAKYAT, SEMARANG — Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menegaskan tidak akan memberi toleransi terhadap praktik impor ilegal...

Tim Gabungan dan Bantuan Logistik Bencana Banjir Tiba di Loloda Utara

PEDOMANRAKYAT, HALMAHERA UTARA - Tim gabungan yang terdiri dari unsur TNI/Polri, Taruna Siaga Bencana (Tagana), Satpol PP, BPBD,...