Jalan Malino Terabaikan, Adnan Purichta Ichsan : Statusnya Jalan Provinsi

Tanggal:

Follow Pedomanrakyat.co.id untuk mendapatkan informasi terkini.

Klik WhatsApp Channel  |  Google News

PEDOMANRAKYAT, GOWA - Jalan Malino sekian tahun terkesan diabaikan oleh pemerintah dan akibatnya jalan itu makin rusak serta membahayakan jiwa pengguna jalan. Ironisnya jalur ini menjadi tambang uang bagi pemerintah.

[caption id="attachment_2779" align="alignleft" width="1280"] Kondisi jalan di depan Kantor Diklat PLN, Jl Malino Km 5. (Foto : Nur)[/caption]

Jalan yang menghubungkan Kabupaten Gowa dengan Kabupaten Sinjai tersebut, kini kondisinya rusak sehingga tidak jarang menyebabkan kemacetan bahkan kecelakaan lalu lintas yang menimbulkan korban jiwa. Setiap hari puluhan truk pengangkut tambang Galian C lalu lalang.

Seperti diungkapkan salah seorang petugas Polisi Lalu Lintas yang ditemui di Pos Polisi di lampu merah perempatan Jalan Malino. "Salah satu penyebab terjadinya kecelakaan lalu lintas di Jalan Malino karena jalan rusak," ujarnya.

Kerusakan jalan terjadi di beberapa titik, mulai lampu merah Sungguminasa hingga Bendungan Bili-Bili. Seperti di depan Jalan Swadaya dan depan jalan masuk Bukit Tamarunang. Sepanjang jalan depan Kantor Diklat PLN. Depan Kampus Teknik Unhas dan sepanjang jalan depan Puskesmas Bontomaranu.

Terkait kondisi jalan yang menjadi salah satu jalur terpadat di wilayahnya, Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan mengatakan, untuk perbaikan jalan tersebut diserahkan kepada pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan karena hal itu menjadi kewenangannya.

"Status jalan itu jalan provinsi maka dikembalikan (kewenangannya, red) ke provinsi," tegas Adnan Purichta saat ditemui di kantornya usai menerima tim dari BPK, Rabu, 23 Februari 2022.

Lebih lanjut apa langkah kongkrit untuk memperjuangkan perbaikan jalan tersebut dalam waktu cepat, Adnan berjanji untuk menyampaikan kepada pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan.

"Nanti disampaikan, mudah-mudahan cepat ditanggapi," ujarnya sambil berlalu masuk ke ruangan Sekretaris Kabupaten Gowa. (Nur)

Baca juga :  Sumur Maut Lubang Buaya Ramai Dikunjungi

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Artikel Terkait

Jumat Berkah, Polwan Polres Soppeng Berbagi

PEDOMAN RAKYAT, SOPPENG – Sebagai bentuk kepedulian sosial serta upaya mempererat hubungan antara Polri dengan masyarakat ,Polisi Wanita...

Harmoni Tanpa Sekat: Simfoni Persaudaraan SMANSA 81–82 dalam Perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026

PEDOMANRAKYAT, MAKASSAR - Alumni lintas generasi SMA Negeri 1 (SMANSA) Makassar kembali mengukuhkan eksistensi persaudaraan lintas iman melalui...

Telepon Subuh Mentan Amran Berujung Gagalnya Penyelundupan Bawang Bombay Ilegal 133,5 Ton di Semarang

PEDOMANRAKYAT, SEMARANG – Telepon subuh Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman sekitar pukul 05.20 WIB menjadi awal gagalnya...

Mentan Amran Sidak 133,5 ton Bawang Bombay Selundupan Berpenyakit: Tidak Ada Ampun, Usut Sampai Akar

PEDOMANRAKYAT, SEMARANG — Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menegaskan tidak akan memberi toleransi terhadap praktik impor ilegal...