Unhas Kembali Berduka, Prof. Dr. Eng. Dadang Ahmad Suriamihardja, M.Eng Berpulang

Tanggal:

Follow Pedomanrakyat.co.id untuk mendapatkan informasi terkini.

Klik WhatsApp Channel  |  Google News

PEDOMANRAKYAT, MAKASSAR - Universitas Hasanuddin kembali berduka. Setelah beberapa hari silam guru besar Fakultas Hukum Unhas Prof. Dr. Sukarno Aburaera, SH, Jumat (25/02/2022) ini, Kampus Merah diterpa duka setelah Prof. Dr. Eng. Dadang Ahmad Suriamihardja, M.Eng berpulang sesudah dirawat di RS Unhas Kampus Tamalanrea.

Jaringan media sosial yang berlabel Unhas langsung menyiarkan berita duka tersebut Jumat malam. Kepala Humas Unhas.Ishak Rahman yang dihubungi “pedomanrakyat.co.id” Jumat malam menjelaskan, mantan Wakil Rektor I Unhas dua periode (di era Prof. Dr. dr. Idrus A.Paturusi) tersebut menghembuskan napasnya yang terakhir pada pukul 21.52 Wita akibat Covid-19.

“Saat ini sedang persiapan pelepasan setelah pemulasaran jenazah karena akan dibawa ke Parepare,” kata Ishak Rahman.

Rektor Unhas Prof.Dr. Dwia Aries Tina Pulubuhu, MA beberapa menit tiba di RS Unhas ketika “pedomanrakyat.co.id” menghubungi Kepala Humas Unhas pada pukul 23.10 Wita Jumat malam tadi.

Prof. Dadang Ahmad dilahirkan di Garut, 30 September 1956, dan hingga akhir hayatnya menjabat Ketua Senat Akademik Unhas dengan pos utamanya sebagai Guru Besar Fakultas MIPA Unhas. Almarhum tinggal di Tamalanrea Dahlia.

Guru besar yang sangat ramah dan murah senyum ini menyelesaikan pendidikan S-1 di Institut Teknologi Bandung (1975-1979), dengan karya ilmiah “Impuritas Permukaan Semikonduktor dengan Auger Elektron Spektroskopi” dibimbing Prof. Dr. M. Barmawi.

Almarhum kemudian melanjutkan pendidikan S-2 ke Kyoto University, Jepang (1984–1986) dengan karya ilmiah “Rip Current Generation on a Plane Beach: dengan Supervisor: Prof. Dr. Y. Tsuchiya dan meraih gelar Ph.D (S-3) pada perguruan tinggi yang sama pada tahun 1989 dengan disertasi “2-D Horizontal and Vertical Near Shore Circulations,” dengan Supervisor: Prof. Dr. Y. Tsuchiya.

Baca juga :  Pemkab Bone Gelar Rakor Jelang Ramadan

Berbagai pendidikan dan pelatihan tambahan pernah almarhum ikuti. Kemudian menjadi pemateri pada kegiatan-kegiatan Kursus dasar-dasar AMDAL, 2014, Kursus penyusun AMDAL, 2014, Kursus dasar-dasar AMDAL, 2015, Kursus penyusun dan penilai AMDAL, 2015, Lokakarya Life Long Learner, 2016, dan Lokakarya managing Laboratory, 2016, Lokakarya AMDAL dan Peserta Esia Blok Kasuri, Kabupaten Teluk Bintuni Provinsi Papua Barat, 2016. Menjadi pemateri Kursus dasar-dasar AMDAL, 2016, Kursus dasar-dasar AMDAL, 2017, Kursus penilai AMDAL, 2017 dan peserta Lokakarya penyelarasan kurikulum program studi sarjana Geofisika, 2017.

Almarhum yang menikah dengan Prof. Dr. drg. Mardiana Adalm, M.Kes tersebut telah menghasilkan berbagai produk penelitian dan karya ilmiah. (MDA)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Artikel Terkait

Kunjungi Kodim 1403/Palopo, Pangdam XIV/Hasanuddin: Prajurit Harus Jadi Motor Solusi bagi Masyarakat

PEDOMANRAKYAT, PALOPO - Pangdam XIV/Hasanuddin Mayjen TNI Bangun Nawoko didampingi Ketua Persit KCK PD XIV/Hasanuddin Ny. Renny Bangun...

Kedatuan Luwu Anugerahi Kehormatan Adat kepada Pangdam Hasanuddin

PEDOMANRAKYAT, PALOPO - Pangdam XIV/Hasanuddin Mayjen TNI Bangun Nawoko menerima Pin Kehormatan Kedatuan Luwu dalam rangkaian kunjungan kerja...

Bupati Lutra Komitmen Sukseskan Sekolah Rakyat

PEDOMANRAKYAT, LUWU UTARA - Bupati Kabupaten Luwu Utara (Lutra), Sulawesi Selatan (Sulsel) Andi Abdullah Rahim, tidak henti-hentinya terus...

Penanaman Pohon di Camba Berua, Koramil 1408-01/Ujung Tanah Tunjukkan Kepedulian Lingkungan

PEDOMANRAKYAT, MAKASSAR - Personel Koramil 1408-01/Ujung Tanah bersama pemerintah kelurahan dan masyarakat melaksanakan kegiatan Kerja Bakti Penanaman Pohon...