Sedangkan 2021, telah dilakukan penanganan terhadap 2 titik jaringan irigasi. Dua titik tersebut yakni rehabilitasi daerah irigasi (DI) Aparang di Kelurahan Sangiaasseri, Kecamatan Sinjai Selatan dan irigasi Kalamisu di Desa Kampala, Kecamatan Sinjai Timur.
Pemprov Sulsel senantiasa mendukung daerah yang dijuluki Bumi Panrita Kitta dalam sektor pertanian dan tanaman pangan.
Pada tahun 2021, bantuan bibit kopi senilai Rp5,3 miliar, pupuk padat kakao senilai Rp3,7 miliar, bibit kakao senilai Rp1,9 miliar dan bantuan lainnya kepada kelompok tani.
Bahkan, tahun 2022 ini bantuan untuk kelompok tani berupa bibit kakao ditingkatkan dengan total nilai Rp10 miliar lebih. Bantuan lainnya berupa embung, irigasi tersier, jalan tani, pupuk organik cair dan sumur BOR, serta bibit benih unggul.
Selain itu, Pemprov juga akan membantu hadirnya teknologi air bersih di Pulau Kanalo, Kecamatan Pulau Sembilan. Teknologi arsinum yang bisa langsung diminum tersebut, anggaran dan pembangunannya dilaksanakan tahun ini.
Sementara itu, Bupati Sinjai Andi Seto Gadhista Asapa menyampaikan, Pemkab Sinjai di bawah kepemimpinannya, berupaya meningkatkan sektor-sektor kehidupan masyarakat untuk memulihkan perekonomian yang sempat terpuruk akibat pandemi Covid-19. Pembangunan infrastruktur tetap menjadi fokus untuk memudahkan pergerakan manusia dan barang. Olehnya itu, peningkatan jalan dan jembatan masih menjadi prioritas dengan penyebaran ke seluruh pelosok Sinjai.
“Dalam tiga tahun terakhir peningkatan jalan dan jembatan terus berlangsung sehingga saat ini 204,14 Km jalan kabupaten, ditambah 93 Km jalan desa telah mengalami peningkatan, serta 7 jembatan yang sudah dibangun,” sebut Seto.
Ia juga menyampaikan terima kasih atas bantuan yang diberikan oleh Pemprov Sulsel, juga atas kepercayaan yang diberikan kepada Sinjai untuk menjadi tuan rumah pekan olahraga provinsi Sulawesi-Selatan ke-XVII yang akan berlangsung tahun ini.(ril)