Antara Qarun Dan Sulaiman AS

Tanggal:

Follow Pedomanrakyat.co.id untuk mendapatkan informasi terkini.

Klik WhatsApp Channel  |  Google News

Oleh : H Hasaruddin, Guru Besar UIN Alauddin Makassar

Sejarah mengajarkan banyak hal kepada kita, segala yang terjadi pada masa lalu maupun hari ini. Pelajaran yang dapat dipetik bisa dari peristiwa, benda, atau pun tokoh. Di antara tokoh sejarah yang banyak diperbincangkan hingga hari ini adalah Qarun, Firaun, dan Nabi Sulaiman AS.

Qarun dan Nabi Musa AS merupakan keturunan Ya'qub cucu dari Quhas putera Lewi.

Konon, Qarun adalah seorang yang miskin dan memiliki banyak anak. Kemiskinan yang dialami membuat hatinya gundah dan meminta bantuan Nabi Musa AS membantunya dengan cara berdoa kepada Allah SWT agar dirinya keluar dari garis kemiskinan. Alhasil, doa Nabi Musa AS dikabulkan oleh Allah SWT.

Qarun dalam kehidupan awalnya sebagai orang miskin, tidak memiliki apa-apa, berubah menjadi orang sombong dengan harta melimpah yang dimilikinya. Bahkan, dia enggan membantu orang lain.

Firaun dengan status duniawinya sebagai penguasa Mesir, senantiasa menindas rakyatnya, menobatkan dirinya sebagai Tuhan. Firaun adalah raja yang senantiasa menganggap orang-orang yang berbeda pandangan dengan dirinya adalah musuh dan layak disingkirkan. Tidak heran, kalau Firaun menyiksa mereka yang tidak mengakui dirinya sebagai Tuhan. Masyita salah seorang pembantunya yang memiliki aqidah berbeda dengan tuannya, dibunuh dengan cara yang sangat sadis dan keji.

Nabi Sulaiman AS adalah salah seorang Nabi dengan kekayaan melimpah. Selain memiliki kekayaan Nabi Sulaiman AS juga seorang Nabi yang cerdas. Kecerdasan dan kekayaan Nabi Sulaiman AS menurut saya, tidak satupun dapat disamainya oleh manusia sejak masa lalu, hari ini, bahkan hari esok.

Qarun dan Firaun, memiliki kekayaan melimpah, namun mereka sombong. Bahkan melupakan pencipta-Nya. Sementara Nabi Sulaiman AS makin banyak harta yang dimiliknya, justeru rasa syukurnya kepada pencipta-Nya makin kuat.

Baca juga :  Penanggulangan Bencana, Lima Poin Penekanan Jokowi

Nabi Sulaiman AS menyadari bahwasanya semua yang dia milik berasal dari Allah SWT. Suatu saat akan kembali kepada Allah SWT.

Dari ketiga tokoh ini, tokoh manakah yang ingin kita teladani dan ikuti? Apakah kita ingin seperti Qarun, Firaun, atau Nabi Sulaiman AS. Pilihannya ada pada diri kita masing- masing. Allah A'lam.

Makassar, 15 Maret 2022

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Artikel Terkait

Data Resmi Kemenag Wajo, Pernikahan dibawah Umur Turun Signifikan hingga November 2025

PEDOMANRAKYAT, WAJO - Kementerian Agama Kabupaten Wajo melalui Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat (Kasi Bimas) Islam mencatat tren positif...

Rudolf Simbolon Dukung Imbauan Wali Kota Jaktim, Perayaan Malam Tahun Baru Tak Perlu Berlebihan

PEDOMANRAKYAT, JAKARTA TIMUR - Ketua Pokja PWI Jakarta Timur yang juga Ceo Wartapembaruan.co.id Rudolf Simbolon menyampaikan apresiasi kepada...

Solidaritas untuk Korban Bencana, Jaktim Rayakan Tahun Baru 2026 Secara Sederhana

PEDOMANRAKYAT, JAKARTA TIMUR – Wali Kota Administrasi Jakarta Timur, Munjirin, mengimbau seluruh masyarakat untuk merayakan malam pergantian Tahun...

Natal dan Tahun Baru Berlangsung Aman, Camat Tomoni Timur Apresiasi Sinergi Semua Pihak

PEDOMANRAKYAT, LUWU TIMUR - Perayaan Natal dan Tahun Baru 2026 di Kecamatan Tomoni Timur, Kabupaten Luwu Timur, berlangsung...