Belajar Dari Nabi Luth AS

Tanggal:

Follow Pedomanrakyat.co.id untuk mendapatkan informasi terkini.

Klik WhatsApp Channel  |  Google News

Oleh : H Hasaruddin, Guru Besar UIN Alauddin Makassar

Nabi Luth AS tinggal di Kota Sadum, wilayah perbatasan Yordania dan Palestina. Nabi Luth AS yang lahir dan dibesarkan oleh pamannya, Nabi Ibrahim AS, menikahi seorang wanita bernama Wali’ah dan dikaruniai dua puteri cantik, Raitsa dan Zaghrata.

Perjalanan rumah tangga Nabi Luth AS tidak mulus. Nabi Luth AS merupakan salah seorang nabi yang diutus oleh Allah SWT kepada kaum Sadum, agar mereka meninggalkan perbuatan keji yang dilarang oleh Allah SWT yakni hubungan sesama jenis. Sementara, istrinya merupakan salah seorang pendukung adanya hubungan sesama jenis.

Nabi Luth AS, sudah berupaya maksimal menyampaikan perintah Allah SWT. Di antaranya agar umat tidak melakukan perampasan barang milik orang, juga mengajak mereka meninggalkan hubungan sesama jenis.

Dalam sejarah umat manusia, Kota Sadum merupakan tempat pertama kegiatan homoseksual dan lesbian. Nabi Luth AS tidak pernah lelah mengingatkan kaumnya, agar mereka meninggalkan perbuatan keji tersebut, terutama kepada istrinya.

Setegar-tegarnya Nabi Luth AS menyampaikan kebaikan kepada umatnya yang senantiasa melawan, bahkan ingin membunuhnya, akhirnya kesabarannya pun sirna.

Ketika kesabarannya menurun, Nabi Luth AS memohon kepada Allah SWT, “Ya Allah, mohon beri petunjukku kepada kaumku yang sesat ini. Jika saja petunjuk tersebut tetap tidak mereka terima, timpakanlah kepada mereka nasihat yang bukan berupa kata-kata atau ancaman saja. Turunkanlah kepada mereka azab-Mu, agar mereka insaf dan sadar. Jika saja, azab tersebut tidak berarti apa-apa bagi mereka, maka musnahkanlah mereka semua, sebab tidak ada arti penting lagi kehidupan ini bagi mereka.”

Doa Nabi Luth AS diterima oleh Allah SWT dengan mengirim dua malaikat berwujud manusia. Kedua malaikat tersebut, menemui Nabi Ibrahim AS sembari menjelaskan maksud kedatangan mereka. Betapa menggigilnya tubuh Nabi Ibrahim AS setelah mendengar penjelasan kedua malaikat tersebut.

Baca juga :  Penuhi Kebutuhan Warga, Pemkab Sinjai Adakan Pasar Murah

Kedua malaikat tersebut, meninggalkan rumah Nabi Ibrahim AS menuju Sadum dengan menyamar sebagai dua orang pemuda ganteng. Keduanya bertemu dengan seorang wanita yang sedang mengambil air minum. Para malaikat tersebut, meminta agar mereka diterima sebagai tamu di rumah sang wanita.

1
2TAMPILKAN SEMUA

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Artikel Terkait

Menulis Apa Adanya, Merawat Nurani: BugisPos Menapaki Usia 27 Tahun

PEDOMANRAKYAT, MAKASSAR - Tak semua media mampu menua dengan anggun. Sebagian gugur di tengah jalan, sebagian lain kehilangan...

Digelar Mei, Munafri Resmi Buka Registrasi Makassar Half Marathon 2026

PEDOMANRAKYAT, MAKASSAR — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, secara resmi membuka registrasi Makassar Half Marathon (MHM) 2026 dalam...

Dari Panrannuangta untuk Masa Depan: INTI Jeneponto Rayakan Dies Natalis ke-35 dan Wisuda Penuh Makna

PEDOMANRAKYAT, JENEPONTO - Ruang Pola Panrannuangta, Kantor Bupati Jeneponto, Minggu (11/01/2026), terasa berbeda. Bukan sekadar ruang resmi pemerintahan,...

Domino Naik Kelas, ORADO Sulsel Siap Kirim Atlet ke Level Nasional

PEDOMANRAKYAT, JAKARTA — Pengurus Besar Federasi Olahraga Domino (ORADO) Nasional secara resmi mendeklarasikan domino naik kelas sebagai olahraga nasional. Deklarasi...