Bupati Tuding Kepala UPTD Kehutanan Toraja Utara Sering Meminta Uang untuk Perlancar Urusan

Tanggal:

Follow Pedomanrakyat.co.id untuk mendapatkan informasi terkini.

Klik WhatsApp Channel  |  Google News

PEDOMANRAKYAT, TORAJA UTARA-Dalam Musrenbang Bupati Toraja Utara, Yohanis Bassang menyampaikan didepan Asisten III Pemprov Sulsel dengan meminta Kepala UPT Dinas Kehutanan Toraja Utara, Ghazali D Ichsan agar di Mutasi.

Ombas mengatakan, UPT Dinas Kehutanan Toraja Utara sama sekali tidak kooperatif dengan mendukung program pembangunan Pemerintah Kabupaten Toraja Utara.

Hal ini disampaikan Ombas secara langsung dihadapan Asisten III Bidang Administrasi Provinsi Sulsel, Tautoto Ranggina saat mengikuti Musrenbang Toraja Utara, Kamis (24/3/2022).

"UPTD Kehutanan ini sama sekali tidak kooperatif, tidak mau mendukung pembangunan di Toraja Utara," jelas Yohanis Bassang.

"Saya minta agar Pemprov Sulsel untuk segera melakukan mutasi kepala UPTD-Kehutanan Toraja Utara," katanya.

Menurut Ombas, pihak Kehutanan yang di Toraja Utara sering kali menjadi penghambat pembangunan di wilayah Toraja Utara.

Ombas mencontohkan, beberapa waktu lalu pihaknya tak diberi ruang untuk membangun jalan di Sangkaropi, Kecamatan Sa'dan Toraja Utara.

Selain itu, Ombas juga  mengungkapkan, segala urusan bisa lancar setelah ada setoran diterima oleh kehutanan Toraja Utara.

"Kehadiran UPTD ini untuk membantu pembangunan daerah, bukan menimbulkan kegaduhan. Ujung-ujungnya minta, kalau sudah menyetor baru diperlancar," ungkapnya.

"Ya siapa si tidak mau uang, saya juga suka uang. Tapi caranya itu yang tidak saya sepakati. Makanya mari kita kerja tulus," lanjutnya.

Sementara itu, Kepala UPTD Kehutanan Toraja Utara, Ghazali D Ichsan, mengomentari santai ucapan Bupati Toraja Utara itu.

Ia menuturkan, secara pribadi Bupati Toraja Utara tak menyukai dirinya.

Pasalnya, pembangunan jalan Sangkaropi sempat dihentikan oleh pihak kehutanan karena lokasi itu masuk dalam kawasan hutan.

"Pak Bupati memang tidak senang sama saya. Saya pernah dimarahi di depan orang banyak gara-gara saya hentikan kegiatan pembangunan jalan di Sangkaropi yang masuk dalam kawasan Hutan,".

Baca juga :  Tahun Kelima di Masa Kepemimpinannya, Bupati ASA Kembali Kucurkan Dana Hibah Untuk Pesantren

"Bahkan beliau katakan, saya menghalang-halangi pembangunan di Toraja Utara," ujarnya.(man/ainul).

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Artikel Terkait

Pasca Nataru, Harga Elpiji 3 kg Melambung, Pemda Gandeng Agen HM Yunus Kadir Lakukan Operasi Pasar

PEDOMANRAKYAT, TORAJA UTARA. - Pasca Tahun Baru, harga elpiji subsidi 3 kg langkah dan melonjak naik dari harga Het,...

Ikuti Virtual Panen Serentak Jagung se Indonesia, Polri TNI dan Pemda Dukung dan Perkuat Swasembada Pangan

PEDOMANRAKYAT, LUWU UTARA – Pemerintah terus memperkuat langkah swasembada pangan daerah dan nasional melalui sinergi lintas sektor. Salah...

Inovasi Lokal dari Saung Tani Lutra Raih Penghargaan Nasional

PEDOMANRAKYAT, LUWU UTARA - Pemerintah Kabupaten Luwu Utara (Lutra), Sulawesi Selatan (Sulsel) kembali mengukir prestasi membanggakan di tingkat...

Dukung Ketahanan Pangan, Polres Soppeng Gelar Panen Raya Jagung Serentak

PEDOMANRAKYAT, SOPPENG - Sebagai bentuk dukungan terhadap kebijakan strategis pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan nasional, Polres Soppeng menggelar...