PEDOMANRAKYAT.CO.ID.WATANSOPPENG- ''Pemberangkatan dari Makassar, sengaja tidak lewat Buludua,saya tahu poros Pekkae Barru – Takalala Soppeng sebagian rusak parah. InsyaAllah 2022 akan dilanjutkan pekerjaanya,'' ,ungkap Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman STdi sela sela sambutannya menanggapi “sentilan “Bupati Kaswadi Razak pada puncak peringatan Hari Jadi Soppeng (HJS) ke 761 dilapangan Gasis Watansoppeng ,Ahad 27 Maret 2022.
[caption id="attachment_7580" align="alignnone" width="300"] HUT SOPPENG. Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman didampingi Bupati Soppeng H A Kaswadi Razak saat menghadiri peringatan HJS ke 761 di lapangan Gasis Watansoppeng ,Ahad 27 Maret 2022. (pedomanrakyat.co.id)[/caption]
Dikatakannya, Pemprov Sulsel mengalokasikan anggaran di APBD TA 2022 untuk Infrastruktur jalan dan jembatan di Soppeng sebesar Rp194,5 M. Anggaran tersebut termasuk untuk poros Pekkae – Takalala Rp41 milyar dan sudah ada pemenang tendernya.
Dilengkapi tayangan di layar lebar, Gubernur paparkan dari 2019 hingga 2022 Pemprov Sulsel telah mengalokasikan bantuan anggaran pembangunan Infrastruktur di Soppeng Rp.414,5 miliar.
Khusus TA 2022 dialokasi Rp.194,5 miliar selain poros Takalala –Pekkae juga ruasjalan Takkalasi Barru - Bainange Lawo ,lanjutan pembangunan jembatan Walemping dan jembatan Pacongkang .
''Kami memprioritaskan Jalan yang lalu lintas harian tinggi yaitu poros Soppeng – Batas Sidrap, Cabbenge –Soppeng, Takalala–Cabenge –Salaonro ,'' kata gubernur disambut tepukan ribuan hadirin.
Secara khusus rangkaian HJS ke 761 Gubernur menyerahkan “kado” bantuan keuangan Rp.20 miliar untuk mendukung pengembangan Kawasan Wisata Alam (KWA) Lejja.
''Kami harapkan pemandian air panas Lejja bisa menjadi destinasi wisata Sulsel termasuk nantinya pembangunan ruas jalan ke daerah Barru dan Pare Pare sehingga memudahkan orang berkunjung ke Lejja,'' ujarnya.
Gubernur juga berkenan meresmikan sejumlah proyek tahun 2021 senilai Rp.60,9 milyar lebih dibiayai DAK ,APBN,APBD Provinsi ,DAU dan ADD 2021.
Sebelumnya ,Bupati Soppeng H A Kaswadi Razak SE menyebutkan Soppeng daerah kecil tetapi menentukan kemajuan Sulsel. Panjang jalan Provinsi (159 km-red) sebagian rusak parah. Alokasi anggaran jangan terlalu
banyak ke Barru karena Ketua DPRD Sulsel orang Barru, lalu Soppeng tidak ada,kata Bupati tertawa sambil mengalihkan pandangan ke Ketua DPPRD Sulsel Ina Kartika yang juga hadir.
Setiap program pemerintah pusat dan Provinsi, Soppeng selalu terdepan diantaraya pandemi Covid 19 tahun 2020 justru pertumbuhan ekonomi Soppeng masih bisa 2,19 persen urutan pertama di Sulsel.
Sementara itu, sejumlah daerah kontraksi (negatif) , tahun 2021, capai 6,15 persen di atas rata rata Sulsel 4,65 persen,dan nasional 3,69 persen .
Kegiatan vaksinasi juga Soppeng termasuk tercepat ,dan saat ini sudah 93,30 persenatau 178.349 jiwa sudah divaksim .Kenaikan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) juga meningkat dari 65,95 poin tahun 2016 menjadi 68,99 poin tahun 2021 atau meningkjat 3,04 poin membuktikan peningkatan kualitas pembangunan manusia di Kabupaten Soppeng semakin membaik .(ard)