Wahyudin Naro dalam sambutannya menjelaskan, Forum Kemanusiaan Lintas Agama Sulsel (FKLA) Sulsel dibentuk bersama oleh MUI Sulsel dan Majelis Agama Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan, pada acara “Silaturrahim Majelis Agama Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan” yang diadakan MUI Sulsel, di Sultan Alauddin Hotel & Conventions (Hotel UIN), Jl Sultan Alauddin, Makassar, Sabtu, 11 Desember 2021.
“Kegiatan pertama yang kami laksanakan yaitu Diklat Jurnalistik Generasi Milenial. Kenapa kita memulai dari Diklat ini, karena sekarang banyak orang yang mudah sekali menulis berita yang bercampur opini dan tidak bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya. Namanya hoax. Tidak ada yang bisa memfilter, karena anak-anak membuka hape di kamarnya masing-masing,” tutur Wahyuddin.
Karena itulah, kata pria yang sehari-harinya menjabat Wakil Rektor ll UIN Alauddin Makassar, maka FKLA Sulsel mengadakan Diklat Jurnalistik Generasi Milenial dengan mengusung tema “Berita Yes, Opini No !”
“Tema Diklat ini Berita Yes, Opini No ! Kalau opini, bisa muncul berbagai interprestasi, dari interpretasi politik, budaya, agama. Kalau berita, selalu berdasarkan fakta, sehingga bisa dipertanggungjawabkan,” tandas Wahyuddin Naro. (asn)