Ikhtiar Selamatkan Umat, Unismuh Gelar Daurah dan Tadabbur Alqur’an

Tanggal:

Follow Pedomanrakyat.co.id untuk mendapatkan informasi terkini.

Klik WhatsApp Channel  |  Google News

Atas nama pimpinan universitas, Mawardi menyampaikan terimakasih epada pengelola atas perhatiannya yang sungguh-sungguh dalam melaksanakan Daurah Tahfizh dan Tadabbur Alqur’an ini. Mudah-mudahan ikhtiarnya melaksanakan kegiatan ini mendapat rahmat dari Allah SWT.

Dikatakan, komitmen seorang Islam terhadap Alquran, yakni wajib meyakini akan kebenaran Alquran sebagai petunjuk, sebagai seorang muslim wajib mempelajari Alquran, menghafal Alqur’an dan menelaah Alqur’an, wajib mengamalkan Alqur’an dalam segala aspek kehidupan dan wajib mempelajari Alqur’an dan mendakwahkannya.

Pentingnya Berinteraksi dengan Al-Qur’an

Sementara itu Kiai Pesmadina, Dr KH Abbas Baco Miro dalam sambutannya mengatakan, pelaksanaan Daurah Tahfizh dan Tadabbur Alquran yamg dilaksanakan di bulan suci Ramadhan ini adalah momentum terbaik, karena bulan Ramadhan selain syahru shaum (bulan puasa), syahru jihad (bulan perjuangan), syahru shabr (bulan sabar) dan Ramadhan juga adalah bulan syahru Qur’an.

(foto : ist)

Bahkan kata KH Abbas Miro, dari sebagian pendapat Salafus Shalih tentang ramadhan, bahwa ketika masuk bulan suci ramadhan terkadang lebih fokus berinteraksi dengan Alqur’an dan bahkan sebagian dari mereka ada yang meliburkan diri dari kajian fiqhi dan kajian -kajian haditz,

Memang di bulan bulan ramadhan ini lanjut Kiai Abbas, Alqur’an diturunkan yang berarti ada kekhususan berinteraksi banyak dengan Alqur’an. Kerena itu kalau hanya interaksi kita dengan Alquran hanya sepekan maka itu dianggap sangat kurang.

KH Abbas mengungkapkan, ukuran kebaikan manusia yang terbaik ketika mereka banyak berinterkasi dengan Alqur’an apapun posisinya. Misalnya polisi yang terbaik itu ketika ada hafalan Alqur’annya, dokter terbaik ketika dia hafizh Alqur’an, Ustadz terbaik ketika mereka hafal Alqur’an dan apalagi rektor terbaik ketika bisa menghafal Alqur’an.

“Apapun posisi kita, apa dia tukang becak tidak ada masalah dan ketika dia berinteraksi dengan Alqur’an maka dia yang terbaik,” tandas Kiai Pesmadina Unismuh seraya menambahkan terkadang orang yang seperti ini lebih tinggi kedudukannya dari pada dosen yang sama sekali tidak ada hafalan Alqur’annya.

Baca juga :  GGC for Anies Presiden 2024 Sosialisasi di TPI Lappa Sinjai

Malah sebenarnya sebut KH Abbas, mengatakan sebaik baik pendidikan adalah pendidikan Alqur’an. Sehingga tidak boleh ada pikiran bahwa mengikuti Daurah Tahfizh dan Tadabbur Alqur’an mengambil waktu dan membuat masalah ini adalah kebinasaan besar.

Musibah terbesar bagi umat ketika interaksi Alqur’an dianggap sebagai penghalang sehingga Daurah Tahfizh dan Tadabbur Alqur’an menjadikan tema menyelamatkan umat dengan Alqur’an.

Disebutkan dalam sebuah haditz yang diriwayatkan Imam Muslim dari sahabat Umar Bin Khattab Nabi SAW pernah bersabda bahwa sesungguhnya Allah akan mengangkat bangsa tersebut karena Alquran dan akan menghinakan suatu bangsa karena meremehkan Alquran. (ulla)

1
2
TAMPILKAN SEMUA

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Artikel Terkait

Jelang Pemeriksaan BPK, Disdik Sulsel Kebut Rekonsiliasi Dana BOSP Sekolah

PEDOMANRAKYAT, MAKASSAR — Kepala Dinas Pendidikan Sulsel, Iqbal Nadjamuddin, menegaskan percepatan rekonsiliasi dana Bantuan Operasional Satuan Pendidikan (BOSP)...

Hj. Buaidah bint H. Achmad Orang Tua Tunggal nan Lahirkan Dua Profesor

PEDOMANRAKYAT, MAKASSAR - Sekali waktu Ibu Hj. Buaidah binti H.Achmad ke kamar mandi. Itu beberapa tahun silam. Di...

Ketua MUI Sulsel AG Prof.Dr.H.Najamuddin Abd.Syafa, M.A., “Mati Bagaikan Sebuah Pintu”

Ketua MUI Sulsel AGH Prof.Dr. Najamuddin Abd.Syafa (duduk, kiri) didampingi Prof.Dr.Ahmad Thib Raya, M.A. (Foto:mda). PEDOMANRAKYAT, MAKASSAR - Ketua...

Portal Parkir Elektronik Diharapkan Dongkrak PAD Sinjai

PEDOMANRAKYAT, SiNJAI — Usai diresmikan oleh Bupati Sinjai, Dra. Hj. Ratnawati Arif, penggunaan portal parkir elektronik di kawasan...