PEDOMANRAKYAT, BARRU - Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, Ismail Bachtiar, menggelar silaturahmi dengan tokoh-tokoh masyarakat di Kabupaten Barru, Senin (25/4/2022), di Youtefa Hotel, Barru.
Sebelumnya, Ismail Bachtiar menggelar kegiatan serupa di Kabupaten Wajo, beberapa waktu lalu.
Dalam sambutannya, Ismail Bachtiar menekankan perlunya memperkuat pendidikan literasi dan kebudayaan yang berkualitas. Sebab, dapat meningkatkan indeks literasi Provinsi Sulawesi Selatan.
“Saya berharap dengan silaturahmi bersama tokoh-tokoh masyarakat, tokoh pendidikan, kaum milenial, pengurus OSIS, majelis taklim dan pengawas bisa bertukar pikiran dan saling memperkuat semangat untuk memajukan pendidikan literasi dan kebudayaan, khususnya di Kabupaten Barru dan Sulsel pada umumnya,” katanya.
Sementara Tokoh Literasi Penerima penghargaan Tertinggi Nugra Jasadharma Pustaloka Perpustakaan Nasional RI, Bachtiar Adnan Kusuma (BAK), menjadi narasumber bersama Achmad, pegiat literasi Kabupaten Barru.
Bachtiar kembali menggugat perlunya buday membaca dan menulis menjadi gaya hidup masyarakat.
Karena hanya dengan budaya membaca yang tinggi dan tumbuh berkembang dengan baik yang bisa menjadikan masyarakat lebih berdaya.
Ketua DPD LPM Provinsi Sulawesi Selatan ini menegaskan, dengan budaya membaca yang tinggi, otomatis bisa mendongkrak indeks literasi membaca di Sulsel.
“Kalau indeks literasi membaca tumbuh baik, otomatis meningkatkan kualitas pendidikan kita di Sulsel,” jelasnya.
Menurut Bachtiar, Kabupaten Barru dikenal memiliki literasi kebudayaan yang tinggi. Di Barru dikenal salah seorang seniman, budayawan, penulis, penyunting terkemuka Colliq Pujie, putri dari La Rumpang.
Raja Kerajaan Tanete yeng menyerahkan urusan kerajaan kepada putrinya akibat intimidasi Belanda. Kegiatan Kerajaan Tanete nyaris berada di tangan Colliq Pujie.
BAK menjelaskan, Colliq Pujie adalah penulis, pengarang dan penyunting terkemuka naskah lontara Bugis kuno yang sangat legendaris.
Karena Itu, literasi budaya di Kabupaten Barru sejak masa lalu dikenal sangat tinggi dengan hadirnya Retna Kencana Colliq Pujie Arung Pancana Toa Matinroe Tucae.
“Dengan silaturahmi bersama yang digelar ananda Ismail Bachtiar bersama tokoh-tokoh masyarakat Barru sekaligus kembali memperkuat pentingnya literasi sebagai garda terdepan mengembalikan kejayaan literasi budaya Sulsel yang dikenal sejak dulu melegenda," kunci BAK, suami dari Ani Kaimuddin Machmud, cucu Puang Belo dari Lanrae, Desa Nepo, Kecamatan Mallutesasi, Kabupaten Barru. (*)