Sumur Maut Lubang Buaya Ramai Dikunjungi

Tanggal:

Follow Pedomanrakyat.co.id untuk mendapatkan informasi terkini.

Klik WhatsApp Channel  |  Google News

Rumah Penyiksaan

Di atas sumur terdapat prasasti bertuliskan TJITA2 PERDJUANGAN KAMI UNTUK MENEGAKKAN KEMURNIAN PANTJA-SILA TIDAK MUNGKIN DIPATAHKAN HANJA DENGAN MENGUBUR KAMI DALAM SUMUR INI.

Dalam peristiwa tersebut, enam jenazah jenderal serta satu jenazah perwira pertama TNI AD dimasukkan kedalam sumur maut (1 Oktober 1965) dengan posisi kepala di bawah. Mereka adalah Letnan Jenderal Anumerta Ahmad Yani, Mayor Jenderal Raden Soeprapto, Mayor Jenderal Mas Tirtodarmo Haryono, Mayor Jenderal Siswondo Parman, Brigadir Jenderal Donald Isaac Panjaitan, Brigadir Jenderal Sutoyo Siswodiharjo dan Lettu Pierre Andreas Tendean.

Setelah semua jenazah dimasukkan kedalam sumur, kemudian ditembaki secara beruntun. Selanjutnya untuk menghilangkan jejak, sumur ditimbun dengan tanah dan sampah. Oleh sebab itu, peringatan Hari Kesaktian Pancasila pertama pada 1 Oktober 1966 berlangsung di Lubang Buaya, Jakarta Timur.

Ada pesan bagi pengunjung sebelum keluar dari monumen “Anda meninggalkan monumen Pancasila Sakti, bukan berarti melupakan peristiwa sejarah Pengkhianatan G.30.S/PKI”. (jus)

1
2
TAMPILKAN SEMUA
Baca juga :  Irwan Hamid Kukuhkan Andi Macca Sebagai Ketua Kwarcab Pramuka Pinrang

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Artikel Terkait

Jumat Berkah, Polwan Polres Soppeng Berbagi

PEDOMAN RAKYAT, SOPPENG – Sebagai bentuk kepedulian sosial serta upaya mempererat hubungan antara Polri dengan masyarakat ,Polisi Wanita...

Harmoni Tanpa Sekat: Simfoni Persaudaraan SMANSA 81–82 dalam Perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026

PEDOMANRAKYAT, MAKASSAR - Alumni lintas generasi SMA Negeri 1 (SMANSA) Makassar kembali mengukuhkan eksistensi persaudaraan lintas iman melalui...

Telepon Subuh Mentan Amran Berujung Gagalnya Penyelundupan Bawang Bombay Ilegal 133,5 Ton di Semarang

PEDOMANRAKYAT, SEMARANG – Telepon subuh Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman sekitar pukul 05.20 WIB menjadi awal gagalnya...

Mentan Amran Sidak 133,5 ton Bawang Bombay Selundupan Berpenyakit: Tidak Ada Ampun, Usut Sampai Akar

PEDOMANRAKYAT, SEMARANG — Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menegaskan tidak akan memberi toleransi terhadap praktik impor ilegal...