PEDOMANRAKYAT, SINJAI – Warga di Dusun Mattirotasi, Desa Batu Belerang, Kecamatan Sinjai Borong memiliki mata pencaharian sebagai petani tembakau. Mereka hanya mengandalkan tembakau untuk memenuhi kebutuhan ekonominya.
Dahulu jalan yang berada di sekitar Taman Hutan Raya (Tahura) ini sangat memprihatinkan. Pembeli tembakau jarang masuk ke dusun ini lantaran kondisi jalan sangat parah.
Betapa tidak, mereka mesti melewati setiap hari jalan cor beton yang sudah terburai dan jalan batu perkerasan. Di saat kemarau tiba, batu-batu kerikil terhambur sehingga membahayakan keselamatan. Parahnya jika memasuki musim hujan seperti saat ini berubah menjadi kubangan lumpur dan licin.
Namun, saat ini petani tembakau bernafas lega. Setelah sekian tahun jalan yang ada seolah-olah terisolasi, kini memiliki akses jalan yang mulus sehingga mereka merasakan kemudahan memasarkan hasil buminya.
Ini tidak lepas dari upaya Pemerintah Daerah dibawah nahkoda Bupati Sinjai Andi Seto Asapa (ASA) yang selalu ingin mendengarkan apa yang menjadi keluhan masyarakat.
Hal ini terbukti, pihaknya telah menggelontorkan anggaran pada tahun 2020 untuk memperbaiki jalan sepanjang 2,68 kilometer di wilayah itu.