Konsumen Merasa Ditipu dan Dipermalukan, Hajatan Ultah di Warunk Ropang Nyaris Ricuh

Tanggal:

Follow Pedomanrakyat.co.id untuk mendapatkan informasi terkini.

Klik WhatsApp Channel  |  Google News

Bahkan salah seorang musisi dan penyanyi senior sampai maju menghadapi kedua staf rumah makan itu dan meminta pihak manajemen segera menyiapkan peralatan musik (keyboard) dan memberitahukan cukup banyak player serta penyanyi kawakan yang hadir di acara ulang tahun ini.

“Kami sebagai konsumen tidak mau tahu dengan alasan-alasan tersebut. Bertindaklah profesional dalam mengelola sebuah usaha. Kasihan pemilik acara yang di hari ulang tahunnya haru kalian permalukan kepada tamu-tamu undangan yang hadir. Segera persiapkan alat musiknya, nanti kami yang main dan menyanyi,” ucap Dr. Yohan C. Tinungki, S.Mus, M.Sn, pakar musik senior yang juga Ketua Komite Investigasi Negara Provinsi Sulsel.

Namun sampai beberapa waktu kemudian, permintaan mempersiapkan alat musik di panggung ‘live music’ tak dapat dipenuhi pihak manajemen dengan beralasan lagi jika alat musik dibawa pulang oleh pemainnya (player). Yadi, petugas security di tempat itu kembali mempertegas jika pemain musiknya tidak bisa datang sehingga hiburan ‘live music’ ditiadakan.

Penegasan Yadi membuat pemilik hajatan memuncak kemarahannya karena selain merasa sudah ditipu oleh pihak manajemen Warunk Ropang, juga harus menanggung malu akibat telah mengecewakan para undangan, serta pula membuat suasana acara tidak nyaman serta agenda acara yang telah disusun jadi rusak dan kacau balau.

“Saya merasa telah ditipu oleh pihak manajemen Warunk Ropang. Saya juga telah dirugikan dan dipermalukan kepada tamu-tamu undangan. Padahal sejak awal melakukan reservasi, saya sudah pertegas mempertanyakan apakah ada hiburan ‘live music’ di tempat ini. Jika tidak ada, maka saya tidak jadi melaksanakan disini dan akan mencari tempat lain. Tapi petugas rumah makan memberikan jaminan dan kepastian bahwa setiap Sabtu-Minggu ada hiburan ‘live music’. Atas dasar itulah saya kemudian melakukan reservasi dan menitip dana deposit di kasir,” ungkap James, pemilik hajatan yang juga seorang wartawan senior di kota ini.

Baca juga :  HUT Ke-53 Desa Kertoraharjo Diperingati Secara Sederhana Namun Penuh Makna

Menurut James yang juga anggota Dewan Penasehat PWI (Persatuan Wartawan Indonesia) Sulsel dan Wakil Pemimpin Umum Media Online pedomanrakyat.co.id serta Pemimpin Umum Media Online sorotmakassar.com ini, selain tindakan ‘wan prestasi’ (ingkar janji) yang ditunjukkan pihak manajemen Warunk Ropang, pelayanan order hingga penyajian makanan-minuman di tempat itu tampak sangat kacau, dan bahkan saat pembayaran di kasir harus berlangsung lama karena sistem administrasi yang semrawut.

Manajer Warunk Ropang, Ivan yang ditemui dan dikonfirmasi terkait tindakan pihak manajemen rumah makan yang dinilai telah menipu, merugikan dan mempermalukan konsumen, awalnya dengan nada tinggi menyampaikan berbagai alasan sepihak yang terkesan jika pihak manajemennya tidak merasa bersalah terhadap kejadian ini, tapi karena kesalahan personel-personel saja.

Setelah terjadi perdebatan sengit dan dipaparkan kronologis kejadian hingga fakta yang terjadi serta diberikan masukan-masukan untuk bagaimana bersikap profesional dalam menjalankan pengelolaan sebuah usaha rumah makan agar tidak merugikan konsumen, barulah sang manajer melunak dan meminta maaf atas kejadian yang menimpa pemilik hajatan. (tim)

1
2
TAMPILKAN SEMUA

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Artikel Terkait

Jumat Berkah, Polwan Polres Soppeng Berbagi

PEDOMAN RAKYAT, SOPPENG – Sebagai bentuk kepedulian sosial serta upaya mempererat hubungan antara Polri dengan masyarakat ,Polisi Wanita...

Harmoni Tanpa Sekat: Simfoni Persaudaraan SMANSA 81–82 dalam Perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026

PEDOMANRAKYAT, MAKASSAR - Alumni lintas generasi SMA Negeri 1 (SMANSA) Makassar kembali mengukuhkan eksistensi persaudaraan lintas iman melalui...

Telepon Subuh Mentan Amran Berujung Gagalnya Penyelundupan Bawang Bombay Ilegal 133,5 Ton di Semarang

PEDOMANRAKYAT, SEMARANG – Telepon subuh Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman sekitar pukul 05.20 WIB menjadi awal gagalnya...

Mentan Amran Sidak 133,5 ton Bawang Bombay Selundupan Berpenyakit: Tidak Ada Ampun, Usut Sampai Akar

PEDOMANRAKYAT, SEMARANG — Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menegaskan tidak akan memberi toleransi terhadap praktik impor ilegal...