Bapenda Sulsel bebaskan BBNKB II Hingga Akhir Desember, Andi Satriady : Positif Bagi Pencapaian Target PAD

Tanggal:

Follow Pedomanrakyat.co.id untuk mendapatkan informasi terkini.

Klik WhatsApp Channel  |  Google News

PEDOMANRAKYAT, MAKASSAR - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulsel, memperpanjang kebijakan pembebasan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor Kedua (BBNKB II) hingga akhir Desember 2022.

Hal tersebut diungkapkan Kabid Teknologi dan Sistem Informasi (TSI) Badan Pendapatan Daerah Provinsi Sulawesi selatan Andi Satriady Sakka, S.STP MM, saat ditemui media ini di ruang kerjanya di Jl AP Pettarani No 1, Kota Makassar, Jumat (16/12/2022).

Menurutnya, kebijakan pembebasan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor Kedua (BBNKB II) di Sulsel adalah merupakan indikasi yang positif terhadap pencapaian target BBN untuk tahun anggaran 2022.

"Untuk saat ini per tanggal 16 desember 2022, realisasi untuk BBN sudah mencapai 99,58 persen atau Rp 9.9 M dari target 1,18 T, jadi Insya Allah kami targetkan, minggu depan sudah capai target 100 persen," jelasnya.

Jadi memang untuk pemberian insentif dari Gubernur Sulsel pada pembebasan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor Kedua (BBNKB II) ini, sangat positif bagi pencapaian target Pendapatan Asli Daerah (PAD).

"Per tanggal 30 desember, pukul 00.00 Wita, maka sudah selesai BBNKB II ini," pungkas Andi Satriady.

Lanjutnya, dengan adanya pembebasan BBNKB II ini, diharapkan bagi masyarakat yang masih memiliki kendaraan, baik itu bekas maupun yang dibeli dari luar Sulsel, agar segera melakukan balik nama dari pemilik lama ke yang baru, karena manfaatnya sangat banyak.

"Manfaatnya, yang pertama adalah legalitas kepemilikan sudah aman karena sudah menjadi milik yang bersangkutan, kedua, akan memudahkan untuk proses pembayaran secara digital, selanjutnya, untuk menghindari tindakan-tindakan yang tidak diinginkan dari oknum-oknum yang tidak bertanggungjawab," bebernya.

Hal ini juga nantinya akan memudahkan validasi, pemuktahiran data base kendaraan dan Pajak Kendaraan Bermotor atau PKB akan berpotensi untuk naik.

Baca juga :  85 Anak Ikuti Khitanan Massal, Ini kata Bupati Sinjai

Sedangkan untuk PKB itu sendiri untuk periode 16 desember ini, posisinya telah berada di 97,66 persen atau realisasinya itu lebih kurang 1,4 T dari target 1,5 T. "Jadi masih ada sekitar 33 hingga 34 M, dan Insya Allah Minggu keempat bulan ini sudah capai target," ujarnya.

Capaian Bapenda Sulsel tersebut yang bisa terus eksis hingga saat ini, tidak lepas dari dukungan dan sinergitas mitra di Samsat yaitu dari Ditlantas Polda Sulsel dan seluruh jajaran dari PT Jasaraharja Sulsel. Karena tanpa kolaborasi yang baik, mustahil Bapenda Sulsel bisa meraih target tersebut, tandas Kabid TSI Bapenda Sulsel, Andi Satriady Sakka.(Hdr)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Artikel Terkait

Suara Sejuk dari Sulsel: Vox Point dan Muhammadiyah Serukan Persatuan dan Kedamaian

PEDOMANRAKYAT, MAKASSAR – Ketua Vox Point Indonesia DPD Sulawesi Selatan (Sulsel), Agustinus Bangun, SH, MH., menyerukan kepada seluruh...

Desa Tanpa Solusi, Pemuda Bontonyeleng Merespon Agustus Tanpa Dana Desa

PEDOMANRAKYAT, BULUKUMBA — Di tengah gegap gempita kemerdekaan yang seharusnya dirayakan dengan semarak, Desa Bontonyeleng, Kabupaten Bulukumba, justru...

Perubahan Perjalanan ke Malino: Dari Keindahan Alam ke Kerusakan

PEDOMANRAKYAT, GOWA - Dulu, perjalanan ke Malino merupakan pengalaman yang sangat mengasyikkan. Pemandangan alam yang indah, terutama bunga-bunga...

Potensi Kontra-Intelijen, AYP Minta Presiden Prabowo Turun Tangan Ciptakan Kondisi Kondusif

PEDOMANRAKYAT, JAKARTA – Tokoh muda sekaligus aktivis asal Sulawesi Selatan, Andi Yuslim Patawari (AYP), meminta Presiden Prabowo Subianto...