Adnan Ajak Pers dan Unsur Pemerintah Daerah Berkolaborasi

Tanggal:

Follow Pedomanrakyat.co.id untuk mendapatkan informasi terkini.

Klik WhatsApp Channel  |  Google News

Laporan : H. Manaf Rachman

Guna mendukung keberhasilan pembangunan di suatu daerah, media atau pers bisa membuat suasana  daerah tidak kondusif dan begitupun sebaliknya, sehingga memang perlu kolaborasi antara media atau pers dengan unsur pemerintahan agar sama-sama bisa memahami fungsi dan tugasnya masing-masing.

Demikian diungkapkan Bupati Gowa, Adnan Purichta Ihsan dalam sambutannya pada acara pelantikan pengurus PWI Kabupaten Gowa, Kamis (19/01/2023) di Baruga Tinggimae, Rujab Bupati Gowa.

Dikatakan, dalam era saat ini, media merupakan bagian dari elemen pentahelix pembangunan yang meliputi pemerintahan, pengusaha, komunitas atau masyarakat, unsur akademis dan media. Karena peran itulah sehingga media juga turut mendukung keberhasilan pembangunan saat ini.

Namun, lanjut bupati, agar bisa berkolaborasi dengan baik, maka masing-masing pihak harus memahami fungsi dan perannya. Jika tidak, maka kolaborasi itu sulit tercapai.

Untuk itulah, sebagai pemerintah harus tahu fungsi dan perannya untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, sedangkan media harus mampu menyebarluaskan informasi positif yang bisa mengontrol jalannya program pemerintah. Apabila masing-masing pihak tidak memahami fungsinya maka susah dilakukan kolaborasi.

"Tapi saya yakin dengan pelantikan pengurus PWI Kabupaten  Gowa yang baru, maka kerjasama antar unsur pemerintahan di Kabupaten Gowa dengan media akan jauh lebih maju dan berkembang," ungkap Adnan.

Sementara itu, Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sulsel,  HM. Agus Salim Alwi Hamu yang melantik pengurus PWI Kabupaten Gowa hari ini juga memberikan sambutannya.

Agus Salim dalam sambutannya, meminta sekaligus mengingatkan kembali pentingnya memahami fungsi-fungsi pers sesuai Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers yang antara lain berfungsi sebagai media informasi, pendidikan, hiburan dan  kontrol sosial.

Pers sebagai kontrol sosial, lanjut Agus, sangat penting dilakukan  agar pers bersama unsur  Pemerintah Kabupaten bisa bersama-sama membawa Gowa menjadi yang  lebih baik.

Baca juga :  Jenazah Warga Dusun Mong Soppeng Ditemukan Membusuk Tim Inafis Polres:Tidak ada tanda tanda kekerasan

“Kontrol sosial  penting untuk menjaga agar program kerja bisa berjalan dengan baik. Selain itu, kebersamaan dengan para stake holder tetap terjalin untuk membangun pemerintahan yang baik,” ungkapnya.

Rangkaian acara pelantikan juga diberikan apresiasi tanda  penghargaan dari PWI Sulsel kepada Bupati Gowa dan sejumlah tokoh maupun anggota dewan yang dinilai selama ini sudah memberikan bantuan terhadap kemajuan pers di Kabupaten Gowa.

Pelantikan juga dilakukan kepada istri wartawan yang tergabung pada pengurus Ikatan Keluarga Wartawan Indonesia (IKWI) Kabupaten Gowa yang diketuai oleh ibu Amelia Arman.

Acara pelantikan diakhiri dengan foto bersama Bupati Gowa dengan pengurus PWI Provinsi dan pengurus PWI Kabupaten Gowa yang baru.

Adapun pengurus PWI Kabupaten Gowa yang dilantik diketuai oleh Arman Sewang dari Harian Fajar dan sekretaris Abdul Kadir dari harian Rakyat Sulsel.(*)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Artikel Terkait

Duka Mendalam, Tiga Pegawai dan Pejabat Tewas Terjebak Api di Gedung DPRD Makassar

PEDOMANRAKYAT, MAKASSAR — Tragedi kebakaran yang melanda Gedung DPRD Kota Makassar pada Jumat malam (29/8/2025) menorehkan duka mendalam....

Wilianto Tanta: Mari Kita Saling Menjaga dan Tidak Terpengaruh Provokasi

PEDOMANRAKYAT, MAKASSAR - Ketua Umum Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Wilianto Tanta, dalam keterangan tertulisnya, menghimbau masyarakat...

Munafri Arifuddin Sampaikan Duka Cita Mendalam atas Wafatnya Fotografer DPRD

PEDOMANRAKYAT, MAKASSAR - Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, melayat ke rumah duka Muhammad Akbar Basri atau Ubay, fotografer...

Massa Teriakkan Revolusi, Dua Gedung DPRD di Makassar Dibakar

PEDOMANRAKYAT, MAKASSAR — Gelombang kemarahan massa di Kota Makassar pada Jumat malam (29/8/2025) mencapai titik puncak. Dua gedung...