UCM Satu-Satunya PTS Raih Penelitian Penanggulangan Kemiskinan Ekstrem di Sulsel

Tanggal:

Follow Pedomanrakyat.co.id untuk mendapatkan informasi terkini.

Klik WhatsApp Channel  |  Google News

PEDOMANRAKYAT, MAKASSAR - Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Cokroaminoto Makassar (LPPM UCM) menjadi satu-satunya lembaga perguruan tinggi swasta (PTS) yang ‘memenangkan' satu dari sembilan judul penelitian yang dikompetisikan Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian, dan Pengembangan Daerah (Bappelitbangda) Provinsi Sulawesi Selatan Senin (13/03/2023), di Lantai 4 Gedung G Kantor Gubernur Sulsel.

Kepala LPPM UCM penelitian Dr. M. Yusuf, S.Pi, M.Si menjelaskan, dia menghadiri sidang Tim Penjaminan Mutu (TPM) 1 program penelitian Bappelitbangda Pemprov Sulsel dan menyebutkan, LPPM UCM mendapatkan 1 judul penelitian dengan menyisihkan 70 kandidat lainnya yang berasal dari perguruan tinggi lainnya. Non Government Organizazion (NGO – Lembaga Swadaya Masyarakat – LSM) dan konsultan yang telah malang melintang jauh sebelum LPPM UCM hadir.

Kegiatan penelitian ini beranggotakan 6 orang anggota peneliti, 5 dari UCM dan 1 orang dari peneliti internal Bappelitbangda. Penelitian bertemakan upaya penanggulangan kemiskinan ekstrem di wilayah pesisir Sulawesi Selatan dengan lokus pada 5 wilayah kabupaten (Pangkep, Jeneponto, Luwu, Luwu Utara dan Bone) yang merupakan daerah yang termasuk dalam daerah kabupaten/kota prioritas penanggulangan kemiskinan di Indonesia. Penelitian berdurasi 8 bulan mulai Maret hingga Oktober 2023.

Dr. M. Yusuf S.Pi M.Si yang juga Ketua Tim UCM menjelaskan, dari kegiatan penelitian tersebut diharapkan dapat diperoleh “policy brief” (uraian kebijakan) berupa upaya penanggulangan kemiskinan ekstrem di wilayah pesisir Sulawesi Selatan.

“Selain itu, juga dari hasil riset tersebut diharapkan terpetakan konvergensi program-program penanggulan kemiskinan yang ada di wilayah pesisir Sulawesi Selatan, baik yang bersumber dari APBN, ABPD maupun dari Corporate Social Organization (CSO)/Non State Organization (NSO),” ujar M.Yusuf yang juga mantan Dekan Fakultas Perikanan UCM tersebut.

M.Yusuf menjelaskan, UCM berhasil meraih penelitian itu yang berjudul “Determinasi Peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) dan Penanggulangan Kemiskinan Eksgtrem di Wilayah Pesisir Sulawesi Selatan”.

Baca juga :  Tim Dosen PNUP Atasi Genangan Air di SDN 79 Mambue dengan Paving Block Ramah Lingkungan

UCM satu-satunya perguruan tinggi swasta yang meraih judul penelitian ini. Perguruan tinggi negeri lainnya, Unhas, UNM, UIN Alauddin, dan IPDN Kampus Sulsel, Lembaga lain yang terlibat dalam penelitian Bappelitbangda Sulsel ini, Lensa Analitica Indonesia, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Yayasan Patriot Indonesia, Direktur Metadata Institute, dan PT.Celebes Research Centre.

Dia mengatakan, dari hasil penelitian kelak juga diharapkan diperoleh faktor-faktor determinan terkait kemiskinan ekstren yang terjadi di wilayah pesisir Sulsel khususnya pada lima daerah yang menjadi objek penelitian.

Dr. M. Yusuf S.Pi M.Si hadir didampingi Irfan Ramis, SE, MM sebagai koordinator Divisi Pemberdayaan dan Malik, ST, MT Koordinator Divisi Penelitian LPPM UCM. (MDA)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Artikel Terkait

Dari Swasembada ke Hilirisasi, Mentan Amran Perkuat Sinergi dengan Media

PEDOMANRAKYAT, JAKARTA — Menteri Pertanian RI Andi Amran Sulaiman menggelar dialog terbuka bersama puluhan pimpinan media yang tergabung...

PLN Sinjai Jadwalkan Pemadaman Listrik di Sinjai Timur dan Selatan

PEDOMANRAKYAT, SINJAI – PLN Unit Layanan Pelanggan (ULP) Sinjai kembali menjadwalkan pemadaman listrik sementara dalam rangka pemeliharaan dan...

Pionir di Sulsel, Koperasi Prabu Phinisi Sejahtera Cetak Rekor RAT Tercepat Tahun Buku 2025

PEDOMANRAKYAT, MAKASSAR - Koperasi Prabu Phinisi Sejahtera Sulawesi Selatan kian mengukuhkan eksistensinya dalam mengimplementasikan tata kelola organisasi yang...

Menulis Apa Adanya, Merawat Nurani: BugisPos Menapaki Usia 27 Tahun

PEDOMANRAKYAT, MAKASSAR - Tak semua media mampu menua dengan anggun. Sebagian gugur di tengah jalan, sebagian lain kehilangan...