“Di setiap pembangunan jaringan transmisi PLN itu ada sistem fiber optiknya yang bisa dikembangkan yaitu memberikan layanan akses data dan internet untuk pelanggan baik PLN maupun non PLN,” tambah Ari.
Menurutnya, pemerintah juga sudah sangat aktif dan berkontribusi langsung dalam pemerataan jaringan internet, antara lain dengan program palapa ring fiber optik. “Sehingga pulau-pulau kita yang sebelumnya tidak bisa terkoneksi fiber optik bisa terkoneksi fiber optik,” sambung Ari.
Ia menambahkan PLN Icon Plus menerapkan strategi yang berbeda dengan provider internet lain, kata Ari, pihaknya mengoptimalkan kekuatan dari PLN Group. Dengan itu, PLN Icon Plus bisa memiliki infrastruktur yang memadai, dan menawarkan layanan bundling pada konsumen seperti pasang listrik baru dengan pasang internet baru.
“Saat ini kami melakukan skema pemasaran bersama di PLN Group, untuk pasang listrik baru kami gabungkan dengan pasang internet baru, kemudian tentunya kami juga berkolaborasi dengan para stakeholders terkait, misalnya untuk lokasi-lokasi remote kami bekerja sama dengan pemerintah kabupaten/kota dalam mendorong internet desanya dibangun agar coverage area makin meluas,” tutur Ari.
Untuk bisa mendapatkan layanan internet ini, kata Ari pelanggan tak perlu repot mengaksesnya. Fasilitas internet ini bisa diakses pelanggan lewat PLN Mobile. PLN berkomitmen mengedepankan end to end customer experience.
“PLN Mobile memberikan layanan secara end to end customer experience, sehingga monitoring layanan kualitas, dan juga keluhan dapat disampaikan secara langsung pada kami. Ini fokus di sisi kualitas dan ke depan tentunya kami terus mengembangkan inovasi-inovasi, khususnya dalam bentuk konten untuk lebih memberikan value agar customer dapat meningkatkan pemakaian bandwidthnya,” tandas Ari.(*/Hdr)