Tetta Sikki (sapaan akrap ketua PWI Takalar) mengaku antusias masyarakat untuk ikut kegiatan sunatan massal sangat Tinggi. Terbukti dari target awal hanya 50 anak terus bertambah sampai 100 orang. Itupun Kalau tidak dihentikan pendaftar akan terus bertambah.
“ masih banyak yang ingin mendaftar namun kami batasi karena keterbatasan tenaga medis dan obat-obatan yang disiapkan Dinas Kesehatan, “ungkap Tetta Sikki.
Daeng Bombong salah seorang orang tua yang kesehariannya sebagai tukang Bentor saat mendampingi putranya yang ikut sunatan massal mengaku berterima kasih kepada PWI Takalar atas pelaksanaan sunatan massal ini. Menurutnya jika sunatan dilaksanakan sendiri maka biayanya sekitar 800 ribu hingga satu juta rupiah peranak. (Amir Tata)