Timsel Umumkan Hasil Tes Potensi, Andi Hasdullah : Saya Mohon Dukungan dari Sahabat

Tanggal:

Follow Pedomanrakyat.co.id untuk mendapatkan informasi terkini.

Klik WhatsApp Channel  |  Google News

PEDOMANRAKYAT, MAKASSAR - Tim Seleksi Calon Anggota Komisi Informasi (KI) Sulawesi Selatan (Sulsel) yang terdiri dari Prof. Hasrullah, Prof Muhlis Madani, Tautoto Tanaranggina, Asradi dan Gede Nurayana Sunarkha telah mengumumkan hasil tes potensi calon anggota KI Sulsel. Ada 30 nama calon yang lolos tahap tes potensi ini.

Hal ini berdasarkan ketentuan pasal 13, pasal 14, pasal 51 dan pasal 61 Peraturan Komisi Informasi Nomor 4 Tahun 2016 tentang Pedoman Pelaksanaan Seleksi dan Penetapan Anggota Komisi Informasi dan berdasarkan Berita Acara Rapat Tim Seleksi Nomor : 018/TIMSEL/KI.SS/X/2023 tanggal 18 Oktober 2023.

Selanjutnya Tim Seleksi juga mumbuka kepada masyarakat untuk memberikan masukan dan saran terkait rekam jejak peserta yang dinyatakan lulus tes potensi dengan ketentuan :

Masukan dan Saran Masyarakat disampaikan dengan menyebutkan nomor peserta dan nama peserta disertai dengan identitas yang jelas kepada Tim Seleksi Calon Angota Komisi Informasi Provinsi Sulawesi Selatan.

Masukan dan saran dari masyarakat disampaikan dalam format elektronik dikirim melalui email timselki2023@gmail.com dalam waktu 41 hari kerja mulai tanggal 91 Oktober s/d 07 November 2023.

Andi Hasdullah, salah satu peserta yang lolos dalam tahap tes potensi ini, kepada media ini, Kamis (19/10/2023) menyampaikan rasa syukurnya.

"Saya bersyukur dinyatakan lulus setelah mengikuti Computer Assisted Test (CAT). Harapan saya Insya Allah, semoga diberi kelancaran untuk mengikuti tahapan seleksi berikutnya," ungkapnya.

Peserta dengan nomor urut 7 ini meminta dukungan dari para sahabat agar dapat lolos dalam seleksi komisioner KI Sulsel.

"Saya mohon doa dari para sahabat termasuk dari berbagai media," imbuhnya.

Mantan Kadis Kominfo SP Sulsel ini juga menyampaikan optimalisasi peran dan fungsi Komisi Informasi Sulsel di periode yang akan datang dalam hal memberi kepastian dan jaminan kepada publik untuk mendapat hak atas info publik sebagai bagian untuk memajukan Provinsi Sulsel menjadi terkemuka di Indonesia.

Baca juga :  Camat Tomoni Timur Pantau Langsung Operasi Pasar Murah, Antisipasi Lonjakan Harga Jelang Nataru

Andi Hasdullah yang juga mantan Ketua Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) Provinsi Sulawesi Selatan ini, menyampaikan penguatan partisipasi dan peran aktif publik dalam memberi pengawasan tata kelola pemerintahan untuk mewujudkan good governance.

"Keterbukaan informasi publik tentu akan berdampak pada tata kelola yang terbuka dan transparan serta clean government," tambahnya.

"Sekali lagi tentu kita harus dorong lembaga mandiri Komisi Informasi Sulsel wajib mengambil peran dan fungsi yang optimal untuk keterbukaan informasi di Sulsel," tutup nomor peserta 016-001 untuk Komisioner KI Sulsel ini. (*)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Artikel Terkait

Harmoni Tanpa Sekat: Simfoni Persaudaraan SMANSA 81–82 dalam Perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026

PEDOMANRAKYAT, MAKASSAR - Alumni lintas generasi SMA Negeri 1 (SMANSA) Makassar kembali mengukuhkan eksistensi persaudaraan lintas iman melalui...

Telepon Subuh Mentan Amran Berujung Gagalnya Penyelundupan Bawang Bombay Ilegal 133,5 Ton di Semarang

PEDOMANRAKYAT, SEMARANG – Telepon subuh Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman sekitar pukul 05.20 WIB menjadi awal gagalnya...

Mentan Amran Sidak 133,5 ton Bawang Bombay Selundupan Berpenyakit: Tidak Ada Ampun, Usut Sampai Akar

PEDOMANRAKYAT, SEMARANG — Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menegaskan tidak akan memberi toleransi terhadap praktik impor ilegal...

Tim Gabungan dan Bantuan Logistik Bencana Banjir Tiba di Loloda Utara

PEDOMANRAKYAT, HALMAHERA UTARA - Tim gabungan yang terdiri dari unsur TNI/Polri, Taruna Siaga Bencana (Tagana), Satpol PP, BPBD,...