PEDOMANRAKYAT, ENREKANG – Pj Bupati Enrekang, Dr. H. Baba SE, MM menghadiri simulasi pemungutan dan penghitungan suara, serta penggunaan Sistem Informasi Rekapitulasi (SIREKAP) pada penyelenggaraan pemilu tahun 2024, yang diselenggarakan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Enrekang (Sulsel) di Lapangan Abu Bakar Lambogo Enrekang, rabu (27/12/2023)
Acara ini dihadiri Plh Ketua KPU Enrekang, Kapolres Enrekang, Dandim 1419 Enrekang, Kajari Enrekang, Kepala Pengadilan Negeri Enrekang, Kaban Kesbangpol, Kasatpol PP Damkar & Penyelamatan, Kepala Rutan kelas II B, Ketua Bawaslu dan jajaran, serta sejumlah mantan komisioner KPU yang masa jabatannya baru berakhir.
Menurut Plh Ketua KPU Enrekang Supi Hastati, tujuan kegiatan ini untuk melihat kesiapan dalam proses pemungutan dan penghitungan suara pada pemilu 2024 yang akan berlangsung pada 14 Februari 2024 mendatang.
"Simulasi ini dilakukan melibatkan petugas KPU, TNI-Polri, dan masyarakat, dengan tujuan untuk meningkatkan dan menyelaraskan pemahaman bersama, meminimalisir suara tidak sah dan Pemungutan Suara Ulang (PSU)," ucapnya.
Pada simulasi itu, petugas KPU menjelaskan tentang tata cara pemungutan dan penghitungan suara serta penggunaan Sirekap. Sedangkan petugas TNI-Polri memberikan pengamanan selama simulasi berlangsung.
Sementara itu, Pj Bupati, menegaskan, simulasi ini penting sebagai langkah awal untuk melihat bagaimana proses pemungutan dan penghitungan suara, sekaligus mengidentifikasi kekurangan dan kendala yang muncul sepanjang tahapan pelaksanaan pemilu 2024.
"Hal ini penting untuk memastikan netralitas ASN, TNI-Polri, dan profesionalitas penyelenggara. Jadi, evaluasi secara kontinyu harus dilakukan agar pada hari H pelaksanaan nanti, semuanya benar-benar terkoordinir dengan baik," harapnya.
Ia juga mengajak kepada masyarakat untuk berpartisipasi dalam pemilu 2024, dengan menggunakan hak pilihnya dengan bijak. (syafar)