Maysir Yulanwar: Hilirisasi Komoditas Primadona di Jeneponto Sudah Harus Dibangun 

Tanggal:

Follow Pedomanrakyat.co.id untuk mendapatkan informasi terkini.

Klik WhatsApp Channel  |  Google News

Petani sudah harus mengubah dari cara tradisional ke sistem industri pengolahan. Peran teknologi sangat berperan meningkatkan nilai tambah rumput laut agar bisa menjadi produk turunan yang memiliki pangsa pasar besar, baik untuk kebutuhan domestik maupun ekspor. Limbahnya bahkan bisa dimanfaatkan sebagai pupuk, pakan ternak bahkan bata ringan.

KOMODITAS GARAM
Garam Jeneponto merupakan komoditi andalan dan terbesar di kawasan Timur Indonesia (peringkat 14 terbesar di Indonesia). Selain kuda, garam sudah identik dengan Jeneponto. Areal penggaraman seluas 556,55 Ha dengan produksi 29.647,50 Ton/tahun.

Sayangnya masih diolah secara tradisional. Minimnya gudang penyimpanan garam, kualitas garam yang rendah, informasi pasar yang tidak jelas, dan rantai eksploitatif para tengkulak adalah rentetan hambatan yang menekan pendapatan petani garam.

Kata kunci untuk solusi petani garam di Jeneponto adalah teknologi, peningkatan kualitas, meninggalkan cara tradisional ke industri. Garam sangat vital untuk kebutuhan industri, sebesar 3,7 juta ton/tahun. Jeneponto sangat berpeluang memanfaatkan pasar tersebut, dengan syarat: jumlah besar dengan kualitas sangat baik, kepastian pasokan, kontiniutas waktu produksi, dan memastikan ketersediaan produk di pasar.

Tujuan utama industrialisasi garam sangat jelas: Menjamin penyerapan garam produksi petani, membantu petani garam meningkatkan kualitas garam produksi dalam negeri, dan memutus mata rantai para tengkulak.

Ketiga komoditas primadona ini menjadi perhatian khusus calon bupati Jeneponto Maysir Yulanwar. Dikembangkan menjadi industri dan menjalankan program nasional hilirisasi komoditas unggulan untuk kemajuan masyarakat Jeneponto. Mohon dukungannya. (ab)

1
2
TAMPILKAN SEMUA
Baca juga :  Pemkab Bone Raih Award Universal Health Coverage 2023

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Artikel Terkait

Titip Rindu untuk Ady: Doa, Hening, dan Lagu yang Menjaga Kenangan

PEDOMANRAKYAT, JENEPONTO - Hening itu turun perlahan, menutup ruang dan waktu. Di antara napas yang tertahan, Rektor INTI...

KH Masse Laibu Terpilih Aklamasi Memimpin MUI Pinrang

PEDOMANRAKYAT, PINRANG - Pelaksana tugas Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Pinrang, KH Masse Laibu, akhirnya terpilih secara...

Jumat Berkah, Polwan Polres Soppeng Berbagi

PEDOMAN RAKYAT, SOPPENG – Sebagai bentuk kepedulian sosial serta upaya mempererat hubungan antara Polri dengan masyarakat ,Polisi Wanita...

Toraja Fun Rufting Angkat Potensi Wisata Alam Toraja Utara

PEDOMANRAKYAT, TORAJA UTARA.- Deras arus Sungai Sa’dan di Tagari Balusu, Toraja Utara, menjadi saksi keseruan Toraja Fun Rufting...