Putra Asal Sinjai Dikukuhkan Jadi Guru Besar UNM, Ini Profilnya

Tanggal:

Follow Pedomanrakyat.co.id untuk mendapatkan informasi terkini.

Klik WhatsApp Channel  |  Google News

PEDOMANRAKYAT, MAKASSAR -- Seorang putra asal Sinjai dikukuhkan sebagai Guru Besar dari Bidang Pebdidikan Ilmu Bahasa Inggris Universitas Negeri Makassar (UNM). Sang Guru Besar kelahiran Sinjai 2 Mei 1969 tersebut adalah Prof. Iskandar S.Pd, M.Ed, Ph.D.

Prof. Iskandar dikukuhkan sebagai guru besar bersamaan dengan pengukuhan dua guru besar lainnya, yaitu Prof. Dr. H. Abdullah Sinring, M.Pd dari Fakultas Ilmu Pendidikan, Prof. Dr. Hendra Jaya, S.Pd., MT dari Fakultas Teknik.

Pengukuhan ketiga guru besar atau pemberian gelar profesor dalam sidang terbuka luar biasa berlangsung di Ballroom Teater lantai 3 Pinisi UNM, Kamis (25/7/2024) dan dikukuhkan langsung oleh Rektor UNM Prof. Karta Jayadi.

Prof. Iskandar yang sering disapa Ka' Is dikalangan keluarganya menyelesaikan pendidikan formal pertama di SDN 85 Labettang Kecamatan Sinjai Selatan tahun 1982.

Selanjutnya, putra dari pasangan Sulaiman Mantu (alm) dan Buatasa Aras (alm) itu melanjutkan pendidikan ke SMPN Tondong Sinjai Timur tamat tahun 1985. Sedangkan pendidikan tingkat SMA dijalaninya di SMA Bikeru Sinjai Selatan.

Kemudian ia melanjutkan kuliah di IKIP Ujung Pandang mengambil jurusan Pendidikan Bahasa Inggris selesai tahun 1993. Selanjutnya melanjutkan program S2 di Curtin University Of Technology Australia dengan jurusan Educational Studies dan program S3 juga di Curtin Universty Of Technology selesai pada tahun 2015.

Pernikahannya dengan Fatimah Karim pada 18 Oktober 1992 dikaruniai dua anak, yaitu satu laki-laki dan satu perempuan serta 3 orang cucu.

Iskandar mulai melaksanakan tugas akademik di Universitas Negeri Makassar (UNM) sebagai Dosen Bahasa Inggris pada tahun 2005 di Fakultas Bahasa dan Sastra sampai sekarang.

Disaksikan oleh para kerabatnya, Prof. Iskandar yang saat ini menjabat sebagai Wakil Dekan Bidang Akademik di FBS UNM menyampaikan orasi llmiah berjudul Membangun Harmoni Melalui Komunikasi Asertif Dalam Bingkai Budaya Kolektivistik. (AaN)

Baca juga :  AKBP Yudi Frianto Kembali Bertatap Muka Dengan Masyarakat, Melalui Jum'at Curhat Polres Pelabuhan Makassar

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Artikel Terkait

Dari Swasembada ke Hilirisasi, Mentan Amran Perkuat Sinergi dengan Media

PEDOMANRAKYAT, JAKARTA — Menteri Pertanian RI Andi Amran Sulaiman menggelar dialog terbuka bersama puluhan pimpinan media yang tergabung...

PLN Sinjai Jadwalkan Pemadaman Listrik di Sinjai Timur dan Selatan

PEDOMANRAKYAT, SINJAI – PLN Unit Layanan Pelanggan (ULP) Sinjai kembali menjadwalkan pemadaman listrik sementara dalam rangka pemeliharaan dan...

Pionir di Sulsel, Koperasi Prabu Phinisi Sejahtera Cetak Rekor RAT Tercepat Tahun Buku 2025

PEDOMANRAKYAT, MAKASSAR - Koperasi Prabu Phinisi Sejahtera Sulawesi Selatan kian mengukuhkan eksistensinya dalam mengimplementasikan tata kelola organisasi yang...

Menulis Apa Adanya, Merawat Nurani: BugisPos Menapaki Usia 27 Tahun

PEDOMANRAKYAT, MAKASSAR - Tak semua media mampu menua dengan anggun. Sebagian gugur di tengah jalan, sebagian lain kehilangan...