PEDOMANRAKYAT, MAKASSAR — Ribuan pendukung dan relawan pasangan calon Walikota dan wakil Walikota Makassar Munafri Arifuddin dan Aliyah Mustika Ilham (MULIA) memenuhi Kumala Center, Jalan Kumala, Kecamatan Tamalate, Kota Makassar, Senin (30/9/2024) malam.
Kegiatan ini turut dihadiri Ketua Tim Pemenangan Mulia, Ilham Arief Sirajuddin, sejumlah tokoh politik Suharmika, Drs. Arifin Majid M.M, Muchlis Misbah dan Hj. Irmawati Sila juga tampak di acara tersebut.
Deklarasi ini menandai tekad pasangan tersebut untuk maju bertarung dalam Pilkada 2024 yang akan digelar pada November 2024.
Dalam sambutannya Munafri Arifuddin mengucapkan rasa syukur dan berterimakasih kepada Ahmad Susanto yang telah melangsungkan Deklarasi pemenangan ini.
"Tanda terimakasih ini dimulai dengan sebuah pengorbanan secara individu maupun secara kelompok yang bapak Ahmad Susanto miliki, mampu memberikan support yang sangat luar biasa di tengah besarnya tekanan yang dia hadapi," ungkapnya.
"Insyaallah apa yang menjadi cita-cita kita, apa yang menjadi harapan kita dapat terwujud di tanggal 27 November 2024, yakinlah saya bersama ibu Aliyah orang yang pandai dan tau cara berterimakasih," imbuh Appi.
Appi mengatakan, kehadiran 78 komunitas yang di inisiasi Ahmad Susanto ini adalah sebuah sirkel baru yang bergabung dalam kelompok Mulia.
Gabungan 78 komunitas ini dianggap sebagai tambahan kekuatan yang signifikan dalam kontestasi politik ini. Komunitas-komunitas tersebut, seperti Forsip Rojali, Makassar Tionghoa Community, hingga Pemuda Maccis05, memiliki jaringan dan pengalaman yang luas di berbagai ajang politik Makassar.
"Wilayah ini tidak berarsir dengan kelompok-kelompok pemenangan kami, bahkan seperti oversize atau terbaliknya dari kelompok yang kami miliki, sehingga dengan bergabungnya bapak Ahmad Susanto menjadi element penting dalam rangka proses kemenangan pilkada 2024," tambahnya.
Dalam pesta demokrasi dengan kekuatan yang mampu memberikan support bagi Mulia menaruh harapan di tanggal 27 November ini menjadi momentum yang sangat penting, momentum yang akan memperlihatkan bagaimana pola pergantian kepemimpinan.
Menanggapi issue yang marak beredar terkait pemecatan RT/RW, Appi menganggap proses di dalam konstalasi politik ini yang seharusnya bukan dalam tataran intimidasi, bukan persoalan suka atau tidak suka.
"Di dalam proses ini masyarakat biasanya hanya menjadi objek dari apa yang menjadi kejadian saat ini, sehingga berdampak pada RT/RW karena hanya berbeda pilihan," ungkapnya.
Menurutnya berbeda pilihan itu sangat wajar bagaimana kita memberikan pencerahan kepada masyarakat agar figur yang di usul bisa diterima dengan baik oleh masyarakat.
Di tempat yang sama Ahmad Susanto, Ketua KONI Makassar sekaligus inisiator Tim "Temanta’ Untuk Mulia 2024", menyatakan komitmennya untuk memenangkan pasangan Appi-Aliyah. Ia menegaskan bahwa semua anggota relawan siap berkorban dan mengambil peran dalam perjuangan ini.
“Kami semua di sini, tanpa terkecuali, siap berkorban demi kemenangan Appi-Aliyah di Pilwalkot Makassar 2024. Tidak ada yang setengah hati dalam perjuangan ini,” tegas Ahmad Susanto.
Ahmad Susanto menegaskan lagi, komunitas-komunitas yang ia pimpin siap bekerja keras demi kemenangan Appi-Aliyah. “Kami akan berjuang bersama, mengikuti kata hati demi kebenaran, untuk memastikan Appi-Aliyah menjadi Wali Kota dan Wakil Wali Kota Makassar yang baru,” tutupnya. (And)