Aliansi Mahasiswa Sosio Politik Geruduk Bawaslu Sulsel, Usut Tuntas Kadisdik Makassar Yang Diduga Terlibat Politik Praktis

Tanggal:

Follow Pedomanrakyat.co.id untuk mendapatkan informasi terkini.

Klik WhatsApp Channel  |  Google News

PEDOMANRAKYAT, MAKASSAR — Aliansi Masyarakat Mahasiswa Sosio Politik Sulawesi Selatan, menggelar aksi demonstrasi di Kantor Bawaslu Sulawesi Selatan (Sulsel) terkait maraknya pelanggaran netralitas ASN pada Pilkada 2024 di Makassar. Massa mendesak agar Kepala Dinas Pendidikan Kota Makassar, Muhyiddin diberi sanksi usai terbukti tak netral di Pilkada Makassar.

Massa menggelar aksi di depan Kantor Bawaslu Sulsel, Jalan AP Pettarani, Jumat (25/10/2024) pukul 15.00 Wita. Dalam aksinya, massa juga mendesak Bawaslu Sulsel agar lebih serius dalam menangani pelanggaran yang dilakukan Kadisdik Makassar, hingga berstatus tersangka.

Para pengunjuk rasa menilai ada pembiaran terhadap pelanggaran netralitas ASN di lingkup pemerintahan kota Makassar. Hal itu dianggap menjadi contoh yang buruk bagi ASN lainnya.

Massa pun meminta ketegasan Pjs Walikota Makassar Andi Arwin Azis untuk mencopot Kadisdik dari jabatannya, ada beberapa tuntutan yang dilayangkan oleh aliansi Masyarakat Mahasiswa Sosio Politik, diantaranya
1 Usut tuntas Seluruh ASN Yang Terindikasi Berpolitik Praktis.
2 Tegakkan Hukum Tindak Pidana Pemilu Kepada Pelaku.
3 Hukum Berat Pegawai Yang Tidak Netral.

Sementara, Kordinator Divisi Penanganan Pelanggaran Bawaslu Sulsel Abdul Malik yang ditemui mengatakan, terkait isu netralitas ASN yang terjadi di kota Makassar telah diterima, kemudian teman dari aliansi ini akan mengajukan laporannya.

"Kami belum tau apa isi laporannya, kami belum tau siapa pelapor dan siapa terlapor beserta kelengkapan laporannya apa, kami belum tau," ujarnya.

Ditanya terkait sejauh mana pemeriksaan terhadap Kepala Dinas Pendidikan Kota Makassar (Kadisdik) yang diduga mobilisasi terhadap tenaga honorer yang tergabung dari Laskar Pelangi melalui group via WhatsApp .

Ia menjelaskan bahwa Kadisdik kota Makassar Muhyiddin sementara menjalani pemeriksaan sebagai saksi, dan sekarang sudah proses penyidikan yang dilakukan oleh penyidik Gakkumdu .

Baca juga :  Rumpun Keluarga Tumunte Gelar Maulid Akbar di Lemo-Lemo, Satukan Hati dalam Cinta dan Ukhuwah

"Tadi malam sudah dilakukan oleh Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan ini ada jangka waktunya, kita percepat prosesnya, supaya tidak melewati jangka waktu, karena proses penanganan pelanggaran pemilu itu sangat terbatas waktunya," ungkapnya.

"Kadis masih berstatus saksi kita belum tau bagaimana nanti hasil pengembangannya," tambahnya.

Abdul Malik berharap dan menghimbau kepada teman-teman ASN dapat menjaga netralitasnya tanpa melakukan pergerakan yang berbau politik. (And)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Artikel Terkait

Pangdam XIV/Hsn Dorong RS Kesdam Tingkatkan Pelayanan Menuju Standar Kepresidenan

PEDOMANRAKYAT, MAKASSAR — Wujud kepedulian terhadap pelayanan kesehatan prajurit, keluarga besar TNI, serta masyarakat, Pangdam XIV/Hasanuddin Mayjen TNI...

1.019 Prajurit Bintara Resmi Dilantik, Pangdam XIV/Hasanuddin Ingatkan Jati Diri Prajurit

PEDOMANRAKYAT, GOWA - Panglima Kodam (Pangdam) XIV/Hasanuddin Mayjen TNI Bangun Nawoko memimpin Upacara Penutupan Pendidikan Pertama Bintara (Dikmaba)...

Kunker ke Topdam, Pangdam XIV/Hasanuddin Tegaskan Integritas dan Rekrutmen TNI Bersih

PEDOMANRAKYAT, MAKASSAR – Pangdam XIV/Hasanuddin Mayjen TNI Bangun Nawoko menegaskan komitmen kuat terhadap pembinaan integritas, profesionalisme, dan kualitas...

Presiden Prabowo Panen Raya Padi di Karawang, Tegaskan Arah Pertanian Modern Indonesia

PEDOMANRAKYAT, KARAWANG – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto turun langsung ke sawah Karawang untuk memimpin panen raya padi,...