70.113 Guru Binaan Kemenag Mulai Ikuti PPG Daljab Angkatan I, Mendorong Transformasi Digital Pendidikan

Tanggal:

Follow Pedomanrakyat.co.id untuk mendapatkan informasi terkini.

Klik WhatsApp Channel  |  Google News

PEDOMANRAKYAT, JAKARTA – Kementerian Agama resmi membuka Program Pendidikan Profesi Guru (PPG) Dalam Jabatan (Daljab) angkatan I, yang diikuti oleh 70.113 guru binaan dari berbagai latar belakang keagamaan.

Acara pembukaan yang disiarkan secara daring melalui aplikasi Zoom dan live streaming di channel YouTube Kementerian Agama ini menandai langkah besar dalam upaya peningkatan kompetensi pendidik di era digital, Senin, 10 Maret 2025.

PPG Terbesar dengan Pendekatan Digital

Dirjen Pendidikan Islam, Suyitno, dalam sambutannya menyatakan, “Ini merupakan PPG terbesar dibandingkan tahun sebelumnya. Peserta harus lebih giat dalam persiapan materi substantif, mengingat kompetensi pedagogik dan profesional akan menjadi fokus ujian.”

Program ini melibatkan 49 Lembaga Pendidik Tenaga Kependidikan (LPTK) Keagamaan Islam serta 10 LPTK untuk agama Kristen, Katolik, Hindu, dan Buddha, yang bersama-sama menyambut antusiasme guru dari seluruh Indonesia.

Rangkaian Kegiatan dan Transformasi Pembelajaran

Dalam rangkaian 10 tahapan pelaksanaan, kegiatan dimulai dengan orientasi mahasiswa pada 10 Maret 2025. Para peserta akan mengikuti serangkaian modul pembelajaran, yakni :

- Modul Profesional: 11 – 21 Maret 2025.
- Modul Pedagogik: 22 – 31 Maret 2025.
- Modul Lokakarya dan PPL: 7 – 17 April 2025.

Tahapan selanjutnya meliputi induksi dan tryout (18 – 22 April), unggah video pembelajaran pada 23 April, serta Uji Kompetensi Mahasiswa PPG (UKMPPG) yang terdiri dari Uji Kinerja (24 – 30 April) dan Uji Pengetahuan (2 – 3 Mei 2025). Hasil kelulusan akan diumumkan pada 9 Mei 2025 dengan pembagian sertifikat dijadwalkan pada 15 Mei 2025.

Optimalisasi Pembelajaran Digital melalui LMS

PPG Daljab angkatan I mengusung sistem pembelajaran sepenuhnya digital dengan mengoptimalkan Learning Management System (LMS).

Suyitno menegaskan, “Melalui LMS, peserta dapat mempelajari materi secara berulang agar mendapatkan pemahaman maksimal. Peserta diharapkan mampu mengatasi tantangan literasi digital dan menjaga daya tahan fisik selama pembelajaran daring.”

Baca juga :  Evaluasi PPKM Mingguan, Safrizal : Kondisi Semakin Membaik, Tidak Ada Daerah Level 4

Dukungan bagi Seluruh Peserta, Termasuk Retaker

Selain mengakomodasi ribuan guru yang telah melakukan Lapor Diri, di mana 70.754 undangan telah dikirim dan 70.113 guru terverifikasi.

Kementerian Agama juga membuka peluang bagi retaker yang belum lulus pada percobaan sebelumnya agar tetap dapat memperoleh sertifikasi melalui program ini.

Ketentuan Kelulusan yang Tegas
Peserta PPG Daljab 2025 wajib :

- Login melalui LMS menggunakan akun resmi (Siaga bagi guru PAI, NPK pada EMIS GTK bagi guru madrasah, dan Simpatika bagi guru Kristen, Katolik, Hindu, Buddha).
- Berkomitmen mengikuti seluruh rangkaian kegiatan sesuai pakta integritas.
- Tidak menggunakan joki dalam setiap proses pembelajaran dan evaluasi.
- Menyelesaikan fase pendalaman materi dengan nilai minimal 75 agar dapat melanjutkan ke fase UKMPPG, yang terdiri dari Uji Kinerja dan Uji Pengetahuan dengan nilai minimal 70 pada masing-masing ujian.

Menuju Peningkatan Mutu Pendidik

PPG Daljab angkatan I menjadi momentum strategis dalam meningkatkan mutu guru binaan Kementerian Agama.

Dengan pendekatan digital yang inovatif dan standar evaluasi yang ketat, program ini diharapkan mampu menghasilkan pendidik yang tidak hanya menguasai konten substantif, tetapi juga memiliki kompetensi pedagogik dan profesional yang mumpuni dalam menghadapi tantangan pendidikan modern.(Hdr)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Artikel Terkait

Jumat Berkah, Polwan Polres Soppeng Berbagi

PEDOMAN RAKYAT, SOPPENG – Sebagai bentuk kepedulian sosial serta upaya mempererat hubungan antara Polri dengan masyarakat ,Polisi Wanita...

Harmoni Tanpa Sekat: Simfoni Persaudaraan SMANSA 81–82 dalam Perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026

PEDOMANRAKYAT, MAKASSAR - Alumni lintas generasi SMA Negeri 1 (SMANSA) Makassar kembali mengukuhkan eksistensi persaudaraan lintas iman melalui...

Telepon Subuh Mentan Amran Berujung Gagalnya Penyelundupan Bawang Bombay Ilegal 133,5 Ton di Semarang

PEDOMANRAKYAT, SEMARANG – Telepon subuh Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman sekitar pukul 05.20 WIB menjadi awal gagalnya...

Mentan Amran Sidak 133,5 ton Bawang Bombay Selundupan Berpenyakit: Tidak Ada Ampun, Usut Sampai Akar

PEDOMANRAKYAT, SEMARANG — Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menegaskan tidak akan memberi toleransi terhadap praktik impor ilegal...