Ir. Farouk M Betta : Ramadhan Fair Boleh Berakhir, Tapi Memakmurkan Masjid Harus Terus Berjalan

Tanggal:

Follow Pedomanrakyat.co.id untuk mendapatkan informasi terkini.

Klik WhatsApp Channel  |  Google News

PEDOMAN RAKYAT - MAKASSAR. Pekan Ramadhan Fair 2025 yang diselenggarakan oleh Ikatan Keluarga Besar (IKB) Proyek Perintis Sekolah Pembangunan (PPSP) IKIP Ujung Pandang di pelataran Masjid Alumni PPSP, telah berakhir dengan sukses.
Acara yang berlangsung selama 6 hari, sejak tanggal 10 hingga 16 Maret 2025, menawarkan berbagai macam produk mulai dari takjil, kue lebaran, sembako murah, dan fashion.

Keke Parawansa dan dr. Sri sebagai Master of Ceremony ( MC ) membacakan urut-urutan acara.
Karena hujan yang mengguyur Kota Makassar sejak pagi, terpaksa acara dipindahkan masuk ke dalam masjid dan beberapa acara harus dipangkas seperti penampilan lagu-lagu religi.

Ketua Harian IKB PPSP IKIP UP, Ir. Farouk M Betta dalam sambutannya mengatakan Ramadhan Fair penting dilaksanakan, bukan hanya sekedar memakmurkan masjid tapi dapat meningkatkan aktivitas ekonomi di sekitar lokasi dengan adanya penjualan berbagai produk, seperti makanan, pakaian, dan barang-barang lainnya.

Ramadhan Fair dapat menjadi ajang untuk meningkatkan kesejahteraan dan ekonomi masyarakat, kegiatan sosial, seperti berkumpulnya masyarakat, berbagi, dan menikmati suasana Ramadhan yang penuh makna. Semoga tahun depan IKB PPSP IKIP UP bisa kembali melaksanakan kegiatan yang sama dan lebih besar.

" Ramadhan Fair boleh berakhir, tapi tanggung jawab untuk memakmurkan masjid dan memberi buka puasa harus terus berjalan," ujar Farouk.

Sebagai bentuk pertanggungjawaban panitia kepada para pendukung acara, Yuliasni Husain sebagai ketua panitia terlebih dahulu mengucapkan terima kasih kepada warga Gontang, kepada Dinas Ketahanan Pangan Sulsel, kepada seluruh anggota panitia yang membantu sehingga perhelatan akbar ini terlaksana dan sukses dan para pelaku UMKM baik dari modul maupun dari warga masyarakat.

" Semoga kegiatan Ramadhan Fair, bisa membuat UMKM (Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah) yang ada di Gontang bisa lebih meningkat dan dapat membantu perekonomian keluarga dengan menjual produk - produknya, " harap Yuliasni.

Baca juga :  Empati untuk Pesantren Patobong : Kakanwil Kemenag Sulsel Serahkan Bantuan Pasca Kebakaran Tragis

Kemudian dilanjutkan dengan pemberian hadiah kepada para juara Shalawat yakni , juara 1 Majelis Taklim Pa'baeng Baeng, juara 2. Majelis Taklim Mangasa dan juara 3. masing-masing Majelis Taklim Parang Tambung dan Bontoduri.
Disusul pemberian santunan kepada 20 anak yatim dan kaum duafa yang tinggal disekitar Masjid Alumni PPSP IKIP UP.

Pekan Ramadhan Fair 2025 telah berakhir, agar bisa menjadi contoh nyata dari kegiatan yang bermanfaat dan menghibur masyarakat.

Acara ini tidak hanya sekedar tempat untuk berbelanja, tetapi juga menjadi kesempatan bagi masyarakat untuk berkumpul, berbagi, dan menikmati suasana Ramadhan yang penuh makna.(ab)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Artikel Terkait

Menulis Apa Adanya, Merawat Nurani: BugisPos Menapaki Usia 27 Tahun

PEDOMANRAKYAT, MAKASSAR - Tak semua media mampu menua dengan anggun. Sebagian gugur di tengah jalan, sebagian lain kehilangan...

Digelar Mei, Munafri Resmi Buka Registrasi Makassar Half Marathon 2026

PEDOMANRAKYAT, MAKASSAR — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, secara resmi membuka registrasi Makassar Half Marathon (MHM) 2026 dalam...

Dari Panrannuangta untuk Masa Depan: INTI Jeneponto Rayakan Dies Natalis ke-35 dan Wisuda Penuh Makna

PEDOMANRAKYAT, JENEPONTO - Ruang Pola Panrannuangta, Kantor Bupati Jeneponto, Minggu (11/01/2026), terasa berbeda. Bukan sekadar ruang resmi pemerintahan,...

Domino Naik Kelas, ORADO Sulsel Siap Kirim Atlet ke Level Nasional

PEDOMANRAKYAT, JAKARTA — Pengurus Besar Federasi Olahraga Domino (ORADO) Nasional secara resmi mendeklarasikan domino naik kelas sebagai olahraga nasional. Deklarasi...