Sukseskan Program 100 Hari Kerja, Bupati Gowa Minta Keterlibatan Kades dan Lurah

Tanggal:

Follow Pedomanrakyat.co.id untuk mendapatkan informasi terkini.

Klik WhatsApp Channel  |  Google News

PEDOMANRAKYAT, GOWA - Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang bersama Wakil Bupati Gowa, Darmawangsyah Muin kembali memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) terkait progres pelaksanaan program 100 hari kerja kepemimpinannya di Baruga Karaeng Galesong, Kantor Bupati Gowa, Senin (17/3/2025).

Pada kesempatan tersebut, dirinya mengingatkan pentingnya peran seluruh pihak dalam mensukseskan Program “Gowa Bersama” yang telah dicanangkan termasuk para kepala desa maupun lurah.

“Program 100 hari kerja ini sudah berjalan kurang lebih tiga minggu. Dalam mensukseskan program ini dibutuhkan kerjasama dan kolaborasi bersama seluruh stakeholder yang ada, mulai dari tingkat kabupaten, kecamatan hingga desa/lurah,” ungkapnya.

Husniah menyebut, dirinya maupun Wabup Gowa turun langsung ke lapangan menjadi orang tua asuh dalam menurunkan angka miskin ekstrem di Kabupaten Gowa. Begitupun dengan Gowa Bersih/Annangkasi yang sudah berjalan khususnya pada titik-titik yang menjadi ikon Kabupaten Gowa termasuk perkantoran dan rumah ibadah agar dipastikan bersih dan nyaman serta mampu dilanjutkan hingga di tingkat desa/kelurahan.

Kemudian Gowa Cerdas/Caradde juga telah dilaunching yang mewajibkan siswa TK, SD dan SMP mengaji 30 menit sebelum pembelajaran dimulai, Gowa Sehat yang memberikan pemeriksaaan kesehatan dasar gratis bagi lansia dan yang berulang tahun.

“Dalam semua program ini dibutuhkan keterlibatan Kepala Desa dan Lurah dengan memastikan wilayah bersih, mendukung Ayo Mengaji, memastikan warganya mengetahui dan ikut program Gowa Sehat, dan bekerjasama dengan aparat kemanan dalam meminimalisir tingkat kriminalitas di wilayah,” tegasnya.

Di tempat yang sama, Wakil Bupati Gowa, Darmawangsyah Muin menyampaikan pentingnya perubahan paradigma bagi seluruh pejabat di lingkup Pemkab Gowa. Ia berharap agar tidak hanya laporan yang masuk, tetapi juga aksi nyata di lapangan.

“Khusus SKPD, mari mengubah kebiasaan lama, misalnya DLH yang dalam lima tahun kedepan akan bekerja sangat keras terkait kebersihan. Ini juga menjadi tanggungjawab kepala desa/lurah di wilayah masing-masing. Program 100 hari kerja ini harus berhasil yang nantinya akan dilanjutkan untuk program lima tahun kedepan,” jelasnya.

Baca juga :  Astra Gulirkan Beasiswa dan Smart Projector untuk SMKN 1 Maros

Sementara Lurah Bontoparang, Syahbandar mengaku siap menyukseskan program 100 hari kerja Bupati dan Wabup Gowa ini, salah satunya persoalan masyarakat miskin ekstrem.

“Di tempat kami terdapat 2 kk yang tergolong masyarakat miskin ekstrem, kami sudah turun langsung beberapa kali bersama SKPD selaku orang tua asuh. Alhamdulillah ada solusi untuk keluarga tersebut yang diharapkan bisa segera terlepas dari miskin ekstrem ini,” pungkasnya.

Rakor ini diikuti Sekretaris Daerah, Andy Azis, para pimpinan SKPD, kabag, camat, kepala desa dan lurah lingkup Pemkab Gowa. (Alfian Irma)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Artikel Terkait

Menulis Apa Adanya, Merawat Nurani: BugisPos Menapaki Usia 27 Tahun

PEDOMANRAKYAT, MAKASSAR - Tak semua media mampu menua dengan anggun. Sebagian gugur di tengah jalan, sebagian lain kehilangan...

Digelar Mei, Munafri Resmi Buka Registrasi Makassar Half Marathon 2026

PEDOMANRAKYAT, MAKASSAR — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, secara resmi membuka registrasi Makassar Half Marathon (MHM) 2026 dalam...

Dari Panrannuangta untuk Masa Depan: INTI Jeneponto Rayakan Dies Natalis ke-35 dan Wisuda Penuh Makna

PEDOMANRAKYAT, JENEPONTO - Ruang Pola Panrannuangta, Kantor Bupati Jeneponto, Minggu (11/01/2026), terasa berbeda. Bukan sekadar ruang resmi pemerintahan,...

Domino Naik Kelas, ORADO Sulsel Siap Kirim Atlet ke Level Nasional

PEDOMANRAKYAT, JAKARTA — Pengurus Besar Federasi Olahraga Domino (ORADO) Nasional secara resmi mendeklarasikan domino naik kelas sebagai olahraga nasional. Deklarasi...