Kepala BPOM RI Taruna Ikrar Pembicara Utama di World Health Summit di India, Paparkan Konsep ABG Dapat Apresiasi Peserta

Tanggal:

Follow Pedomanrakyat.co.id untuk mendapatkan informasi terkini.

Klik WhatsApp Channel  |  Google News

PEDOMANRAKYAT, NEW DELHI – Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia (BPOM), Taruna Ikrar, tampil sebagai pembicara utama dalam World Health Summit (WHS) Regional Meeting yang diselenggarakan di New Delhi, India, Jumat 25 April 2025.

Dalam kesempatan ini, Taruna memaparkan inovasi sistem regulatori BPOM serta mengangkat konsep kolaborasi Akademisi, Bisnis, dan Pemerintah (ABG) sebagai strategi penguatan sektor kesehatan.

Dalam sesi Sharing Best Practices: Reliance and Convergence, Taruna menjelaskan bagaimana BPOM menerapkan skema reliance untuk mempercepat proses registrasi obat melalui kerja sama dengan regulator global seperti WHO, EMA, dan ASEAN.

Hasilnya, waktu evaluasi registrasi obat berhasil dipangkas dari 120 menjadi 90 hari kerja—tanpa kompromi pada aspek mutu, keamanan, dan efikasi.

Beberapa produk yang telah mendapat izin edar melalui skema ini antara lain Dengvaxia, Qdenga, Perjeta, serta obat untuk malaria dan penyakit autoimun.

1
2TAMPILKAN SEMUA
Baca juga :  Prajurit dan Persit Harus Jadi Teladan Digital, Pesan Tegas Pangdam XIV/Hasanuddin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Artikel Terkait

Dari Swasembada ke Hilirisasi, Mentan Amran Perkuat Sinergi dengan Media

PEDOMANRAKYAT, JAKARTA — Menteri Pertanian RI Andi Amran Sulaiman menggelar dialog terbuka bersama puluhan pimpinan media yang tergabung...

PLN Sinjai Jadwalkan Pemadaman Listrik di Sinjai Timur dan Selatan

PEDOMANRAKYAT, SINJAI – PLN Unit Layanan Pelanggan (ULP) Sinjai kembali menjadwalkan pemadaman listrik sementara dalam rangka pemeliharaan dan...

Pionir di Sulsel, Koperasi Prabu Phinisi Sejahtera Cetak Rekor RAT Tercepat Tahun Buku 2025

PEDOMANRAKYAT, MAKASSAR - Koperasi Prabu Phinisi Sejahtera Sulawesi Selatan kian mengukuhkan eksistensinya dalam mengimplementasikan tata kelola organisasi yang...

Menulis Apa Adanya, Merawat Nurani: BugisPos Menapaki Usia 27 Tahun

PEDOMANRAKYAT, MAKASSAR - Tak semua media mampu menua dengan anggun. Sebagian gugur di tengah jalan, sebagian lain kehilangan...