Kepala Bidang Ketenagaan Disdikbud Maros, Andi Darmansah, menyampaikan bahwa kunjungan ini bertujuan untuk memastikan bahwa pengajar di sekolah-sekolah inklusif memahami dengan baik bagaimana menangani dan mendidik anak-anak berkebutuhan khusus tanpa membeda-bedakan mereka dengan siswa lainnya. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya meningkatkan kapasitas dan kepekaan tenaga pendidik terhadap pentingnya pendidikan yang ramah, setara, dan adil bagi semua anak.
Fauziah Takdir, Kepala Seksi Tenaga Pendidik SMP, menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam membangun ekosistem pendidikan inklusif. Ia berharap melalui kunjungan ini, para pemangku kepentingan di sektor pendidikan dapat membuka diri terhadap pendekatan nonformal yang berpihak pada anak, khususnya anak-anak dengan kebutuhan khusus.
Kunjungan Panitia Bimtek Pendidikan Inklusif Disdikbud Maros ke Komunitas Anak Pelangi merupakan langkah positif dalam meningkatkan kesadaran dan kepekaan terhadap pentingnya pendidikan inklusif. Dengan kolaborasi lintas sektor dan pendekatan nonformal yang berpihak pada anak, diharapkan dapat membuka jalan bagi pendekatan pendidikan yang lebih inklusif dan manusiawi di masa depan. ( ab )