Dihadiri Tiga Gubernur, Pembukaan “The Legend Pongtiku II” Tampilkan Atraksi Budaya

Tanggal:

Follow Pedomanrakyat.co.id untuk mendapatkan informasi terkini.

Klik WhatsApp Channel  |  Google News

PEDOMANRAKYAT, TORAJA UTARA - Ketua Umum Perhimpunan Masyarakat Toraja Indonesia ( PMTI) Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus Lumbaa bersama dua gubernur lainnya dan para Bupati bersama-sama melakukan pemukulan gendang yang menandai kegiatan "The Legend of Pongtiku II" resmi dibuka
Selasa (8/7/2025) di Lapangan Bhakti Rantepao.

Usai pemukulan gendang, Ketua PMTI melepaskan Karnaval Seni Budaya dan Atraksi Budaya khas sang Torayaan dari 3 kabupaten yakni Tana Toraja, Toraja Utara (Sulawesi Selatan) dan Kabupaten Mamasa (Sulawesi Barat), itu membuktikan bahwa etnis Toraja sebagian besar berada di tiga kabupaten tersebut dan tidak pernah lupa akan sejarah bahwa dari bumi Laki Padada telah lahir seorang Pahlawan sejati Pongtiku.

Prosesi pembukaan "The Legend of Pongtiku II" ini juga ditandai dengan pelepasan peserta Napaktilas Pongtiku yang menempuh jarak sepanjang 30 kilometer dari Kota Rantepao menuju kampung halaman Pahlawan Nasional Pongtiku.

Ketua Umum PMTI, Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus Lumbaa dalam sambutannya menyampaikan, dirinya sebagai Ketua PMTI sejak tahun 2021 lalu, bersama segenap pengurus PMTI dan juga sebagai diaspora Toraja di seluruh wilayah NKRI dan telah sepakat untuk turut serta ekspektasi, budaya, pariwisata, dan UMKM di tiga kabupaten Sangtorayaan yakni Tana Toraja, Toraja Utara dan Kabupaten Mamasa agar bisa tumbuh dan berkembang dengan baik melalui kegiatan-kegiatan PMTI pada setiap tahunnya.

Selain itu Kepala Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan RI, Budiman Sudjatmiko dalam sambutannya juga berjanji akan mempercepat pengentasan kemiskinan di Toraja dan Mamasa.

Dikatakan, masyarakat Toraja sudah berani mengekspresikan budayanya dengan baik, maka kini saatnya masyarakat Toraja berjuang untuk mengentaskan kemiskinan.

Sementara Bupati Toraja Utara, Frederik Victor Palimbong juga dalam sambutannya memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Ketua Umum PMTI dan jajarannya yang telah menggagas acara ini untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi dan pengembangan pariwisata di Toraja.

Baca juga :  Anggota DPRD Parepare Jadi Tersangka Korupsi Bantuan Sapi

“Toraja Utara dan kabupaten Mamasa, dan sebagai Pemerintah Daerah (Pemda), kami siap mendukung sepenuhnya, demi kemaslahatan masyarakat Toraja,” papar Bupati.

Ketua Panitia Luther Palimbong dalam sambutannya menyampaikan, Pongtiku tidak hanya membawa senjata tentang keberaniannya, tetapi juga gagasan, dan harga diri tentang Toraja yang bermartabat.

Hadir dalam pembukaan "The Legend of Pongtiku II" ini, Gubernur Sulawesi Utara, Gubernur Sulawesi Tenggara, Gubernur Kalimantan Utara, Sekda Papua Barat, Walikota Bitung, Kepala BPBD sulawesi Selatan, Bupati Mamasa, Bupati Tana Toraja, Bupati Toraja Utara dan 8 Bupati dari Manado bersama OPD, Kapolres Toraja Utara, Dandim 1414/Toraja, Sekda Toraja Utara, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, dan para SKPD serta Camat. (pri)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Artikel Terkait

Jumat Berkah, Polwan Polres Soppeng Berbagi

PEDOMAN RAKYAT, SOPPENG – Sebagai bentuk kepedulian sosial serta upaya mempererat hubungan antara Polri dengan masyarakat ,Polisi Wanita...

Harmoni Tanpa Sekat: Simfoni Persaudaraan SMANSA 81–82 dalam Perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026

PEDOMANRAKYAT, MAKASSAR - Alumni lintas generasi SMA Negeri 1 (SMANSA) Makassar kembali mengukuhkan eksistensi persaudaraan lintas iman melalui...

Telepon Subuh Mentan Amran Berujung Gagalnya Penyelundupan Bawang Bombay Ilegal 133,5 Ton di Semarang

PEDOMANRAKYAT, SEMARANG – Telepon subuh Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman sekitar pukul 05.20 WIB menjadi awal gagalnya...

Mentan Amran Sidak 133,5 ton Bawang Bombay Selundupan Berpenyakit: Tidak Ada Ampun, Usut Sampai Akar

PEDOMANRAKYAT, SEMARANG — Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menegaskan tidak akan memberi toleransi terhadap praktik impor ilegal...