270 Dosen ADPERTISI Gelar Pengabdian Kepada Masyarakat di Takalar

Tanggal:

Follow Pedomanrakyat.co.id untuk mendapatkan informasi terkini.

Klik WhatsApp Channel  |  Google News

PEDOMAN RAKYAT - TAKALAR. Sebanyak 270 dosen dari Aliansi Dosen Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (ADPERTISI) akan melaksanakan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) di 20 desa di Kabupaten Takalar. Kegiatan ini merupakan bagian dari kewajiban dosen dalam melaksanakan Tri Dharma Perguruan Tinggi.

Bupati Takalar Firdaus Daeng Manye yang diwakili oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Dr.H. Muhammad Hasbi, S.STP., M.AP., M.I.Kom, PhD melepas 270 dosen anggota Aliansi Dosen Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (ADPERTISI) peserta Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) XI ke pelosok wilayah Takalar, Kamis (10/7/2025)

Sekda Takalar H. M Hasbi menyampaikan akan berkomitmen untuk berkolaborasi dengan pendekatan pentahelix yang di antaranya peran media dan akademisi di dalamnya.

"Peran media sangat menunjang Kesuksesan PKM. Karena kegiatan itu harus diketahui oleh masyarakat," ungkapnya.

Ia juga menyebutkan bahwa peran akademisi sangat dibutuhkan dengan menyampaikan contoh yang sangat krusial.

Ia juga menerangkan secara gamblang potensi Kabupaten Takalar baik itu sumber daya, sejarah kuliner hingga sejarah kebangsaan yang mesti diketahui oleh masyarakat.

Ia kemudian menegaskan bahwa kehadiran para akademisi di kabupaten Takalar ini dapat memacu kabupaten Takalar menjadi kabupaten pertama di Indonesia yang menerapkan digitalisasi.

Sebagai informasi, ada 6 kecamatan yang menjadi ajang PKM yang meliputi Polongbangkeng Utara, Galesong, Galesong Utara, Mangara Bombang, Galesong Selatan dan Kecamatan Sanrobone.

Koordinator Ketua Presidium ADPERTISI Dr. Buyung Romadhoni, SE., M.Si, dalam sambutannya menyampaikan bahwa tema PKM dari ADPERTISI yaitu, Sinergitas Perguruan Tinggi dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Takalar dalam Mewujudkan Digitalisasi Pembangunan Daerah.

Ia juga memuji Sekda Takalar sebagai seorang pamong yang visioner.

"Kami sering berdiskusi dengan beliau. Beliau selalu menyampaikan dialektika lokal tapi berfikir global," ungkapnya.

Baca juga :  Rektor Dr. Askar Taliang: UNITAMA Penyelenggara Penerimaan Mahasiswa Melalui Julur RPL

Ia juga menyampaikan bahwa kabupaten Takalar merupakan kabupaten paling pertama yang menerapkan digitalisasi yaitu dengan program Sistem Informasi Satu Atap (SITAP).

Apalagi, menurutnya, letak geografis Takalar yang berdekatan dengan kota Makassar sehingga kita selalu berkegiatan di sini.

Apalagi saat ini fokus pengabdian masyarakat itu menyisir daerah pesisir, yang mana Galesong itu pintu masuk yang butuh penanganan berupa pendekatan riset maupun pendekatan teknologi.

Ia mengambil sample di suatu daerah terpencil yang dulunya sangat tertinggal, karena pendekatan ekonomi, pendekatan sosial maupun agama, maka dalam jangka waktu 10 tahun. akhirnya berubah.

"Pendekatan inilah yang harus dilakukan oleh PKM," imbuhnya

Putra asli Galesong ini juga menyebutkan satu poin penting yaitu mencerdaskan kehidupan bangsa, yang dalam pelaksanaannya dibutuhkan pendekatan pentahelix.

"Maka dari itu ADPERTISI bergerak dari dusun, ke kelurahan dan akhirnya ke tingkat kabupaten. Demikian pula dalam pengabdian, kami minta untuk para anggota ADPERTISI memilih 1 locus 1 pengabdian," pungkasnya.

Selain acara pelepasan, digelar juga penandatanganan MoU antara ADPERTISI dengan Pemkab Takalar serta penyerahan cinderamata dari kedua pihak.

Sebelumnya Sekjen ADPERTISI, Ibrahim Pratama, S.E.,M.Si.,Ak.,CA, menyampaikan bahwa organisasi profesi dosen ini telah menyebar pada 675 perguruan tinggi swasta di 37 provinsi kecuali Provinsi Bangka Belitung dengan jumlah anggota mencapai 2700 lebih dosen

Kehadiran ADPERTISI yang merupakan organisasi profesi dosen yang membantu memperlancar pengurusan berkas administrasi bagi jenjang karier dosen.

PKM Nasional di Takalar ini ada 20 peserta yang berasal dari beberapa perguruan tinggi swasta yang berasal dari beberapa kota di Sumatera, Jawa, Papua dan luar Sulsel lainnya.

Hadir pada pelepasan PKM Nasional ADPERTISI, Ibrahim Pratama, S.E.,M.Si.,Ak.,CA, Dr. H. Yusriadi Hala, S.E., M.Si., M.Ak, dan Ketua Panitia; Arnida Idrus, SE, M.Si.

Baca juga :  Pasar Senja dan Cicilan Huruf Bersama DR KOPI di Pare, Kediri, Jawa Timur

Hadir pula para pendiri ADPERTISI yakni; Ibrahim Pratama, S.E.,M.Si.,Ak.,CA (STIEM Bongaya Makassar); Dr. Buyung Romadhoni, S.E.,M.Si (Unismuh Makassar); Fina Diana, S.E.,Ak.,M.Si (Univ. Patria Artha).

Prof.Dr. Kasnaeny Karim, S.E.,M.Si (Universitas Muslim Indonesia); Dr. Syamsul Alam, S.E.,M.Si (ITB Nobel Indonesia Makassar); Prof Dr. Ir.H. Ismail Marzuki, S.Si.,M.Si (Univ. Fajar)

Aries Kamolan, ST.,MT (Univ. Atmajaya Makassar); Dr. Eha Sumantri, SKM.,M.Kes (Almarhumah/STIK Tamalatea Makassar); Dr. Fahrisal Husain, S.E.,M.Si (Universitas Turatea Indonesia). ( ab )

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Artikel Terkait

Sinjai Berpartisiapsi Dalam GPM Serentak

PEDOMANRAKYAT, SINJAI -- Pemerintah Kabupaten Sinjai menunjukkan dukungan dan komitmennya dalam menjaga harga kebutuhan pokok agar tetap stabil...

Atal S.Depari: DK Benteng Moral Organisasi

PEDOMANRAKYAT, JAKARTA - Ketua Dewan Kehormatan PWI periode 2025-2030 terpilih, Atal Sembiring Depari menegaskan, Dewan Kehormatan merupakan benteng...

Mentan Amran Tegaskan Komitmen Bangun Ekosistem Pangan Sehat

PEDOMANRAKYAT, JAKARTA – Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menegaskan komitmennya untuk membangun ekosistem pangan yang sehat di...

Kongres Persatuan PWI 2025: Akhmad Munir, Ketua Umum PWI Pusat 2025-2030 Atal S. Depari Ketua Dewan Kehormatan

PEDOMANRAKYAT, JAKARTA - Drs. Akhmad Munir yang saat ini menjabat Direktur Utama LKBN “Antara”, terpilih sebagai Ketua Umum...