PEDOMANRAKYAT, LUWU TIMUR – Pemerintah Kecamatan Tomoni Timur terus memperkuat digitalisasi layanan administrasi melalui pemanfaatan aplikasi persuratan elektronik Srikandi.
Terhitung sejak Mei 2024 hingga 12 Juli 2025, tercatat sebanyak 278 surat keluar telah diproses melalui aplikasi tersebut.
Data ini berdasarkan tampilan dashboard akun resmi Srikandi milik Kecamatan Tomoni Timur per Sabtu, 12 Juli 2025. Aplikasi Srikandi merupakan sistem informasi kearsipan dinamis terintegrasi yang dikembangkan secara nasional guna mendukung terwujudnya tata kelola pemerintahan berbasis elektronik.
Camat Tomoni Timur, Yulius, menyampaikan bahwa penggunaan Srikandi secara menyeluruh di lingkungan kerjanya merupakan bagian dari komitmen untuk mempercepat arus informasi antarwilayah, terutama kepada para kepala desa.
“Sejak saya diberikan amanah sebagai Camat di Tomoni Timur, saya bertekad untuk menggunakan Srikandi dalam setiap proses administrasi persuratan. Ini merupakan bentuk implementasi nyata digitalisasi arsip di Kabupaten Luwu Timur serta langkah strategis dalam mengoptimalkan pelayanan publik,” ujar mantan wartawan ini
Ia menambahkan bahwa seluruh pegawai telah diinstruksikan untuk menggunakan aplikasi tersebut dalam setiap proses surat keluar, khususnya surat yang memerlukan tanda tangan camat. Pengecualian hanya diberlakukan jika sistem mengalami gangguan teknis.
“Saya sudah sampaikan ke semua staf bahwa seluruh surat keluar yang ditandatangani Camat wajib menggunakan Srikandi. Ini penting agar tata kelola administrasi berjalan efisien dan terdokumentasi dengan baik,” kata dia.
Pemerintah Kabupaten Luwu Timur sendiri tengah mendorong seluruh perangkat daerah hingga ke tingkat kecamatan dan desa untuk beralih ke sistem digital, seiring upaya mewujudkan pelayanan birokrasi yang adaptif, akuntabel, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. ***