Tingkatkan Ketahanan Mental dan Jiwa Juang, Bintaljarahdam XIII/Merdeka Gelar Pembinaan Rohani, Ideologi, dan Kejuangan di Yonif 712/Wiratama

Tanggal:

Follow Pedomanrakyat.co.id untuk mendapatkan informasi terkini.

Klik WhatsApp Channel  |  Google News

PEDOMANRAKYAT, MANADO – Dalam upaya membentuk prajurit TNI AD yang tangguh, berkarakter, dan berlandaskan nilai-nilai keimanan, Badan Pembinaan Mental dan Sejarah Kodam XIII/Merdeka (Bintaljarahdam) menyelenggarakan kegiatan Pembinaan Mental Rohani, Ideologi, dan Kejuangan di Yonif 712/Wiratama. Kegiatan berlangsung pada dua gelombang, yakni 19 Juli dan 7 Agustus 2025, bertempat di Aula Mayonif 712/Wiratama Bailang dan Aula Kompi A Tateli, Manado.

Kegiatan ini diikuti oleh 185 peserta yang terdiri dari 60 prajurit dan 125 anggota Persit Kartika Chandra Kirana (KCK), menunjukkan sinergi antara prajurit dan keluarga dalam membangun ketahanan mental serta spiritual yang kokoh.

Acara dibuka dengan laporan dari Perwira Tertua, dilanjutkan sambutan dari perwakilan Danyonif 712/Wiratama, yang diwakili oleh Kakorum Lettu Inf Hisnawan Sitorus dan Danki C Lettu Inf Alif Adi Primawan. Dalam sambutannya, beliau menekankan bahwa kekuatan prajurit bukan hanya terletak pada fisik dan kemampuan tempur, tetapi juga pada keutuhan mental, moral, dan spiritual. Ia juga mengajak seluruh peserta untuk senantiasa menjunjung tinggi disiplin, menjauhi pelanggaran, dan menjadi teladan di tengah masyarakat.

Materi inti disampaikan oleh Kalakbintaldam XIII/Merdeka dengan mengangkat tema penuh makna: “Saya Bangga Menjadi Prajurit dan Keluarga yang Bahagia Didasari Iman dan Taqwa kepada Tuhan.” Dalam pemaparannya, Kalakbintal menekankan pentingnya membangun keluarga yang harmonis sebagai benteng utama dalam menjaga moralitas dan semangat pengabdian seorang prajurit.

“Prajurit sejati bukan hanya kuat di medan tugas, tetapi juga kokoh dalam iman, tangguh dalam ideologi, dan setia pada nilai-nilai luhur TNI. Dari keluarga yang solid, lahir kekuatan untuk menghadapi setiap tantangan bangsa,” tegasnya.

Melalui kegiatan ini, para prajurit dan anggota Persit KCK dibekali dengan nilai-nilai spiritual dan nasionalisme yang diharapkan dapat menjadi bekal dalam menghadapi berbagai dinamika tugas ke depan, termasuk penugasan strategis seperti Satgas Pengamanan Mobile RI–PNG di Papua, yang saat ini tengah dijalankan oleh Yonif 712/Wiratama.

Baca juga :  Silaturahmi dan Sinergi, Pangdam XIV/Hasanuddin Kunjungi Kejati Sulsel

Kegiatan ditutup dengan laporan akhir, doa bersama, serta sesi foto sebagai simbol kebersamaan dan semangat baru. Momen ini menjadi pengingat bahwa kekuatan sebuah satuan tidak hanya dibentuk di medan latihan, tetapi juga di ruang-ruang pembinaan mental dan spiritual. (*Rz)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Artikel Terkait

Tiga Nama Menguat Pimpin I AM Unhas: Mursalim Nohong, Dien Triana dan Abdullah Sanusi

PEDOMANRAKYAT, MAKASSAR - Ikatan Alumni Manajemen Universitas Hasanuddin (I AM Unhas) resmi membuka penjaringan bakal calon Ketua periode...

Awal Tahun, Pusjar SKMP LAN Tegaskan Komitmen Mitra PPNPN

PEDOMANRAKYAT, MAKASSAR - Suasana Aula Hasanuddin, Rabu (7/1/2026) siang, tampak berbeda dari hari-hari kerja biasa. Deretan kursi tertata...

Sinergi Tanpa Sekat, Musrenbang Kunjung Mae Fokus pada Skala Prioritas dan Visi “Muliakan Makassar”

PEDOMANRAKYAT, MAKASSAR – Komitmen untuk memacu roda pembangunan di Kelurahan Kunjung Mae terus dibuktikan secara nyata. Pada Kamis...

Dukung Ketahanan Pangan, Polres Soppeng Gelar Panen Raya Jagung Serentak

PEDOMANRAKYAT, SOPPENG - Sebagai bentuk dukungan terhadap kebijakan strategis pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan nasional, Polres Soppeng menggelar...