Jenazah H.M. Parawansa Dimakamkan di Pekuburan Keluarga di Takalar Bersebelahan dengan Istrinya

Tanggal:

Follow Pedomanrakyat.co.id untuk mendapatkan informasi terkini.

Klik WhatsApp Channel  |  Google News

PEDOMANRAKYAT, TAKALAR - Jenazah almarhum H.M. Parawansa dimakamkan di pekuburan keluarga di Desa Cilallang , Kecamatan Mappakasunggu, Kabupaten Takalar, sekitar 45 km di selatan Kota Makassar.
Prosesi pemakaman ini dihadiri oleh banyak kerabat dan tokoh masyarakat, termasuk Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa.

Alm H.M. Parawansa dimakamkan bersebelahan dengan makam istrinya, menunjukkan betapa kuatnya ikatan keluarga dan cinta yang mereka miliki semasa hidup.

Pemakaman ini juga menjadi simbol penghormatan terakhir bagi almarhum, di mana keluarga dan masyarakat dapat memberikan penghormatan terakhir dan mendoakan agar almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT.

Gubernur Jawa Timur , Khofifah Indar Parawansa, hadir memberikan penghormatan terakhir kepada mertuanya.
Kehadiran Khofifah menunjukkan betapa pentingnya almarhum bagi keluarga dan masyarakat, serta betapa besarnya rasa hormat dan cinta yang dimiliki oleh keluarga terhadap almarhum.

Info meninggalnya H. Mappatoeroeng Parawansa Krg. Kio Bin Mannagalli Krg Nyonri Krg. Bontonompo, diketahui lewat pesan singkat WhatsApp yang menyampaikan kabar duka :
" Telah berpulang ke rahmatullah H. Mappatoeroeng Parawansa Krg. Kio Bin Mannagalli Krg Nyonri Krg. Bontonompo pada hari Sabtu, 23/08/2025, pukul 20.40 WITA, di RS. Siloam dalam usia 91 tahun,"

Alm. H. Mappatoeroeng Parawansa Krg. Kio bersaudara kandung dengan Djlaluddin Parawansa mertua dari Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, merupakan sosok putra terbaik Bontonompo yang sukses sebagai Tokoh Pemerintahan.

Mappatoeroeng Parawansa Kr. Kio lahir di Bontolangkasa, Gowa, pada 22 Januari 1934. Beliau menempuh pendidikan di Fakultas Ilmu Sosial dan Politik, Universitas Gadjah Mada (UGM), Yogyakarta. Mappatoeroeng memiliki karier yang panjang dan berdedikasi dalam pemerintahan, termasuk menjabat sebagai Bupati, Wali Kota, dan Direktur Jenderal.

Karier Almarhum

– Menjabat sebagai Kepala Desa di Taraweang Ka’bah, Pangkaje’ne Kepulauan (1961-1965)

Baca juga :  Dukungan Dylan Mengalir, Puluhan Kelompok Relawan dengan Sukarela Buat Baju Seragam

– Bupati Sangir Talaud Provinsi Sulawesi Utara (1965)

– Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Enrekang (1970-1971)

– Wakil Ketua DPRD Provinsi Sulsel dari Golkar (1971-1973)

– Wali Kota Parepare (1973-1978)

– Asisten II Sekwilda Provinsi Sulsel (1979-1982)

– Ketua Bappeda Provinsi Sulsel (1982-1985)

– Sekwilda Provinsi Sulsel dan Plt Wali Kota Makassar (1985-1990)

– Dirjen Pembangunan Daerah Departemen Dalam Negeri RI (1990-1994). ( ab )

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Artikel Terkait

Polsek Tallo Tingkatkan Antisipasi Perang Kelompok

PEDOMANRAKYAT, MAKASSAR — Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Tallo AKP Asfada menegaskan komitmennya meningkatkan langkah antisipasi untuk mencegah terjadinya...

Pasca Nataru, Harga Elpiji 3 kg Melambung, Pemda Gandeng Agen HM Yunus Kadir Lakukan Operasi Pasar

PEDOMANRAKYAT, TORAJA UTARA. - Pasca Tahun Baru, harga elpiji subsidi 3 kg langkah dan melonjak naik dari harga Het,...

749 Karya Terbanyak dalam Lima Tahun, Dewan Juri Tetapkan Peraih Anugerah Adinegoro 2025

PEDOMANRAKYAT, JAKARTA - Lima karya jurnalistik yang disiarkan di berbagai media di Indonesia selama 2025 terpilih sebagai peraih...

Wali Kota Jaktim Dorong Pemanfaatan Lahan Kosong Lewat Panen Anggur Warga

PEDOMANRAKYAT, JAKARTA TIMUR — Wali Kota Administrasi Jakarta Timur, Munjirin, memimpin langsung panen anggur bersama warga di Komplek...