PEDOMANRAKYAT, WAJO - Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU) Jeddah Group menyelenggarakan bimbingan manasik haji dan umrah di Masjid Jami Al-Ikhlas, Jalan Lembu Sengkang, Kabupaten Wajo, Minggu (30/11/2025).
Sebanyak 595 calon jamaah haji mengikuti Kegiatan ini, hal tersebut menjadi langkah awal pembekalan bagi para calon jamaah haji sebelum diberangkatkan ke Tanah Suci.
Kepala Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Wajo, Dr. H. Haderawi, S.Ag., M.Pd., yang membuka secara resmi kegiatan tersebut, menegaskan bahwa keberangkatan haji adalah panggilan Allah yang harus dipersiapkan secara matang, baik secara spiritual maupun administrasi.
“Berangkat ke Tanah Suci adalah panggilan Allah. Karena itu, segala persiapan harus dilakukan dengan baik. Kemenhaj Wajo telah berkolaborasi dengan KBIHU dalam proses verifikasi pemberkasan sebagai tahap awal penyelenggaraan ibadah haji,” ujarnya.
Ia menjelaskan, saat ini proses persiapan telah memasuki tahap pemeriksaan kesehatan. Jamaah dapat melakukan pelunasan setelah dinyatakan memenuhi syarat istitoah kesehatan.
“Tahap pertama pelunasan dibuka sampai 23 Desember 2025. Tahap kedua diperuntukkan bagi jamaah penggabungan, yaitu penggabungan lansia, mahram, dan disabilitas,” terangnya.
Lebih lanjut, Haderawi memaparkan bahwa kategori penggabungan lansia terdiri dari dua jenis, lansia murni, yaitu jamaah berusia 65 tahun ke atas dan sudah memiliki nomor porsi. Lansia prioritas, yaitu jamaah yang belum masuk masa berangkat tetapi diprioritaskan karena faktor usia.
“Kami juga mengimbau seluruh jamaah untuk menjaga kesehatan. Kebijakan terpenting tahun ini berkaitan dengan kesehatan, karena ketentuan tersebut berasal dari Pemerintah Arab Saudi,” tambahnya.
Dalam kesempatan tersebut, Haderawi mengungkapkan bahwa Kabupaten Wajo memperoleh kuota haji sebanyak 1.902 jamaah, terdiri atas, 1.819 jamaah urut porsi, dan 83 jamaah lansia prioritas,
yang merupakan kuota terbanyak di Sulawesi Selatan.
Ia menyampaikan apresiasi kepada KBIHU Jeddah Group atas penyelenggaraan manasik awal untuk memberikan pembekalan yang komprehensif kepada seluruh calon jamaah.
Kegiatan manasik berlangsung dari pagi hingga sore dengan menghadirkan narasumber dari berbagai bidang terkait ibadah haji dan umrah, di antaranya,
Materi tentang Aqidah disampaikan oleh H. Baharuddin Mustafa, S.Ag (Pembimbing Ibadah KBIHU Jeddah Group)
Manasik Haji disamoaikan oleh KM. H. Abd. Hafid, S.Ag., MHI (Kasubag TU Kemenag Wajo)
Materi tentang Budaya Arab Saudi, disampaikan oleh Hj. Andi Nilasari, SE (Ketua Yayasan KBIHU Jeddah Group)
Fikih Haji & Umrah disampaikan oleh H. Mansyur Maju, S.Ag (Pembimbing Ibadah KBIHU Jeddah Group)
Manasik Umrah, disampaikan oleh KM. H. Muh. Subhan Juddah, S.Ag., M.Pd.I (Kepala Kemenag Wajo)
Proses Perjalanan Gelombang I & II dioaoarkan oleh Drs. H. Andi Muh. Hasbi Gani, M.Si (Sekjend PP As'adiyah)
Tempat-tempat Ziarah di Mekah & Madinah, disampaikan oleh H. Kamaruddin Sa'na (Pembimbing Ibadah KBIHU Jeddah Group)
Kegiatan ini diharapkan mampu memberikan pemahaman menyeluruh kepada calon jamaah mengenai tata cara pelaksanaan ibadah, kondisi budaya Arab Saudi, hingga teknis perjalanan sebelum dan sesudah berada di Tanah Suci.
Deden.

