PEDOMANRAKYAT, MAKASSAR — Pangdam XIV/Hasanuddin Mayjen TNI Bangun Nawoko menegaskan bahwa setiap prajurit merupakan pilar utama kekuatan satuan. Menurutnya, soliditas dan sinergi seluruh personel menjadi fondasi dalam menjaga profesionalisme dan kehormatan Kodam XIV/Hasanuddin. “Setiap prajurit adalah orang penting dan pilar kekuatan satuan. Kekuatan Kodam dibangun dari kebersamaan, soliditas, dan komunikasi yang baik,” tegas Pangdam saat memberikan Jam Pimpinan kepada prajurit dan PNS Makodam XIV/Hasanuddin, Jumat (2/1/2026).
Dalam arahannya, Pangdam menekankan pentingnya etika, disiplin, serta sikap saling menghormati di lingkungan satuan. Ia mengingatkan bahwa tidak ada ruang bagi perilaku yang merendahkan martabat sesama prajurit. “Profesionalisme lahir dari kedisiplinan, kerja sama yang solid, dan pelaksanaan tugas yang memberi dampak nyata bagi satuan dan masyarakat,” ujarnya, seraya mengimbau seluruh prajurit untuk menjauhi segala bentuk pelanggaran.
Pangdam juga menyoroti nilai historis Kodam XIV/Hasanuddin sebagai salah satu kodam tertua di Indonesia yang memiliki peran penting dalam sejarah perjuangan bangsa. Ia menegaskan bahwa keteladanan Sultan Hasanuddin harus terus dihidupkan dalam setiap pelaksanaan tugas. “Semangat juang Sultan Hasanuddin, keberanian, ketangguhan, kepemimpinan, dan kecintaan kepada tanah air harus menjadi karakter prajurit Kodam XIV/Hasanuddin,” kata Mayjen TNI Bangun Nawoko.
Selain pembinaan mental dan disiplin, Pangdam menegaskan komitmennya dalam membangun tata kelola organisasi yang berintegritas. Ia memastikan proses rekrutmen prajurit dilaksanakan secara bersih, transparan, dan objektif, serta mendorong peningkatan kesiapan fisik prajurit sebagai bagian dari profesionalisme TNI AD. “Pengabdian terbaik hanya dapat diwujudkan oleh prajurit yang berintegritas, siap fisik, dan berjiwa ksatria,” pungkasnya. (*Rz)

