PEDOMANRAKYAT, LUWU UTARA – Di tengah tantangan ekonomi yang makin menghimpit masyarakat, khususnya masyarakat kategori keluarga prasejahtera alias kurang mampu, sebuah inisiatif mulia dihadirkan pemerintah, yaitu memberikan kesempatan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu untuk mendapatkan hak pendidikan yang setara dengan keluarga sejahtera.
Inisiatif pemerintah ini ibarat oase di tengah padang pasir. Bagaimana tidak! Posisi anak-anak ini seperti buah simalakama. Di satu sisi ingin mendapatkan hak pendidikan yang setara, tetapi di sisi yang lain anak-anak ini terpinggirkan karena ketiadaan biaya sekolah.
Nah, kehadiran sekolah rakyat yang menjadi salah satu program prioritas pemerintahan Prabowo – Gibran ibarat angin segar bagi anak-anak tersebut. Anak-anak dari keluarga prasejahtera akan diberi kesempatan mengecap pendidikan berkualitas, dengan fasilitas yang juga berkualitas, dan mewah. Sekolah Rakyat (SR) didirikan dengan semangat kebersamaan.
Salah satu daerah yang diberi kesempatan melaksanakan sekolah rakyat adalah Kabupaten Luwu Utara. Bupati Andi Abdullah Rahim mengungkapkan, sekolah rakyat di Luwu Utara saat ini tengah berjalan, dan akan menampung sebanyak 1.500 anak dari kalangan keluarga kurang mampu. Saat ini, Pemda Luwu Utara terus berjuang menampung harapan anak-anak ini agar tidak kehilangan mimpinya menjadi anak yang berguna buat bangsa dan negara.

