Menurut Irwan, kebijakan lima hari sekolah ini merupakan hal baru di Kabupaten Sinjai dan lahir dari berbagai masukan orang tua siswa serta guru yang menilai sistem tersebut lebih efektif, terutama dalam meningkatkan interaksi anak dengan keluarga di rumah.
“Setelah kita diskusikan dan atur pola pembelajaran tanpa mengurangi jam pelajaran, maka mulai hari ini kita lakukan uji coba,” tambahnya.
Selama masa uji coba, pihaknya akan melakukan pemantauan dan evaluasi secara berkala, termasuk menjaring pendapat orang tua siswa terkait kelanjutan kebijakan tersebut.
“Target kita anak bisa lebih fokus belajar di sekolah, dan di sisi lain hari Sabtu dan Minggu bisa dimanfaatkan untuk kebersamaan keluarga sebagai bagian dari pembentukan karakter anak,” pungkasnya.
Dalam kegiatan pemantauan ini, Kepala Dinas Pendidikan Sinjai didampingi oleh Sekretaris Dinas Pendidikan Dian Purnamasari, serta para Kepala Bidang lingkup Dinas Pendidikan Kabupaten Sinjai. (Aan)

