“Kesehatan itu tidak berdiri sendiri. Ia tumbuh bersama suasana hati yang baik. Ketika kita bertemu, tertawa, dan bersilaturahmi, itu juga terapi. Maka GJS ini kami jaga agar tetap santai, inklusif, dan menyenangkan,” tambahnya.
Menariknya, GJS IKB PPSP IKIP Ujung Pandang dilaksanakan setiap Minggu, dengan lokasi yang berpindah-pindah. Perpindahan tempat ini bukan tanpa alasan. Selain memberi variasi suasana, ia juga menjadi cara untuk mengenalkan ruang-ruang publik yang ramah bagi aktivitas sehat, sekaligus memperluas jangkauan silaturahmi.
Lapangan Syech Yusuf pagi itu menjadi titik temu yang penuh makna. Di akhir kegiatan, tak ada piala atau hadiah, kecuali rasa ringan di tubuh dan hangat di hati. Sebuah pengingat bahwa menjaga kesehatan dan merawat persaudaraan bisa dilakukan dengan cara paling sederhana: melangkah bersama, pelan-pelan, namun penuh makna.
Gerak jalan santai pun usai, tetapi semangat kebersamaan yang tumbuh di setiap langkah seolah terus berjalan, menunggu Minggu berikutnya, di tempat yang berbeda, dengan rasa yang sama. (Ardhy M Basir)

