Dari Pedoman Rakyat ke Mimbar Guru Besar

Tanggal:

Follow Pedomanrakyat.co.id untuk mendapatkan informasi terkini.

Klik WhatsApp Channel  |  Google News

Jejak Panjang Prof. Mas’ud Muhammadiah Menjemput Puncak Akademik

PEDOMANRAKYAT, MAKASSAR – Suatu hari, puluhan tahun silam, Mas’ud Muhammadiah lebih akrab dengan suara mesin ketik dan hiruk-pikuk ruang redaksi.
Dari sanalah kisahnya bermula, bukan dari ruang kelas, apalagi mimbar akademik. Namun waktu, ketekunan, dan keyakinan pelan-pelan mengantarnya ke titik yang tak pernah ia bayangkan sebelumnya: Guru Besar Universitas Bosowa.

Hari itu, Selasa 6 Januari 2026, Surat Keputusan Jabatan Fungsional Guru Besar atas namanya diserahkan secara resmi. SK tersebut diserahkan oleh Kepala LLDIKTI Wilayah IX dan diterima langsung oleh Rektor Universitas Bosowa, Prof. Dr. Ir. Batara Surya, S.T., M.Si., untuk kemudian disampaikan kepada sosok yang kini menyandang gelar profesor, Prof. Dr. Drs. Mas’ud Muhammadiah, M.Si.

Bagi Mas’ud, capaian ini bukan sekadar gelar. Ia adalah simpul dari perjalanan panjang yang berliku. Lulusan Sastra Universitas Hasanuddin ini mengawali karier sebagai jurnalis Pedoman Rakyat, media yang membesarkan namanya. Sejak mahasiswa, ia telah akrab dengan dunia pers: aktif di pers kampus, menulis artikel, dan belajar membaca realitas lewat kata-kata. Dunia jurnalistik ia jalani lebih dari sepuluh tahun, penuh dinamika dan idealisme.

Namun Mas’ud tak pernah berhenti belajar. Di sela kesibukan meliput dan menulis, tumbuh kegelisahan intelektual yang mendorongnya melanjutkan pendidikan Magister Ilmu Komunikasi di Universitas Hasanuddin. Bahkan sebelum menyandang gelar magister, panggilan untuk mengajar telah datang. Universitas 45 yang kini dikenal sebagai Universitas Bosowa menjadi ruang awal pengabdiannya di dunia pendidikan.

Kecintaan pada dunia mengajar sejatinya telah tumbuh sejak masa kuliah. Menjadi asisten dosen membuatnya menemukan panggilan hidup: berbagi pengetahuan. Perjalanan akademiknya kian lengkap saat ia menuntaskan pendidikan Doktor Bahasa Indonesia di Program Pascasarjana UNM. Dari situlah jalannya sebagai akademisi semakin teguh, hingga akhirnya mengantarkannya ke puncak tertinggi jabatan akademik.

1
2TAMPILKAN SEMUA
Baca juga :  Bupati Sinjai Awali Safari Ramadhan di Kecamatan Sinjai Utara

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Artikel Terkait

Pangdam XIV/Hsn Dorong RS Kesdam Tingkatkan Pelayanan Menuju Standar Kepresidenan

PEDOMANRAKYAT, MAKASSAR — Wujud kepedulian terhadap pelayanan kesehatan prajurit, keluarga besar TNI, serta masyarakat, Pangdam XIV/Hasanuddin Mayjen TNI...

1.019 Prajurit Bintara Resmi Dilantik, Pangdam XIV/Hasanuddin Ingatkan Jati Diri Prajurit

PEDOMANRAKYAT, GOWA - Panglima Kodam (Pangdam) XIV/Hasanuddin Mayjen TNI Bangun Nawoko memimpin Upacara Penutupan Pendidikan Pertama Bintara (Dikmaba)...

Kunker ke Topdam, Pangdam XIV/Hasanuddin Tegaskan Integritas dan Rekrutmen TNI Bersih

PEDOMANRAKYAT, MAKASSAR – Pangdam XIV/Hasanuddin Mayjen TNI Bangun Nawoko menegaskan komitmen kuat terhadap pembinaan integritas, profesionalisme, dan kualitas...

Presiden Prabowo Panen Raya Padi di Karawang, Tegaskan Arah Pertanian Modern Indonesia

PEDOMANRAKYAT, KARAWANG – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto turun langsung ke sawah Karawang untuk memimpin panen raya padi,...