Kondisi Bencana Cukup Parah, Bupati Halut Piet Hein Babua Tetapkan Status Tanggap Darurat Bencana

Tanggal:

Follow Pedomanrakyat.co.id untuk mendapatkan informasi terkini.

Klik WhatsApp Channel  |  Google News

PEDOMANRAKYAT, HALMAHERA UTARA – Setelah turun langsung ke beberapa titik di lokasi bencana alam seperti Kao Barat dan melihat laporan yang terjadi di wilayah Galela Utara dan Loloda Utara, Bupati Halmahera Utara (Halut), Piet Hein Babua langsung menetapkan wilayah tersebut masuk dalam kategori Tanggap Darurat Bencana.

Hal ini diungkapkan oleh Bupati Piet, dalam jumpa pers di ruang Meeting Fredy Tjandua, kantor Bupati Halut, Selasa, (07/01/26), dan didampingi oleh Wakil Bupati, Kasman Hi Ahmad, Sekretaris Daerah, E.J. Papilaya, perwakilan Polres dan juga Perwakilan Kodim 1508/Tobelo.

Bupati Piet dalam pemaparannya menyampaikan bahwa untuk wilayah Kao Barat, beberapa desa yang terkena banjir yaitu desa Soamaetek, Pitago, Tuguis, Parseba, Bailengit dan Toboulamo.

Desa-desa ini mengalami banjir akibat meluapnya sungai di wilayah tersebut karena hujan yang turun dengan cukup deras dan dalam jangka waktu yang lama.

Sementara di wilayah Galela Utara, yang dikunjungi oleh Wakil Bupati, Kasman Hi. Ahmad dan Ketua DPRD, Christina Lesnusa, beberapa desa yang terkena bencana banjir dan tanah longsor adalah desa Saluta, Tutumaloleo, Togasa, dan Pelita. Wilayah ini pun diperparah dengan rusaknya dua jembatan penghubung sehingga menyulitkan warga untuk transportasi.

1
2TAMPILKAN SEMUA
Baca juga :  Kabaintelkam Polri dan Kapolda Sulsel Tinjau Kegiatan Vaksinasi Serentak di Gowa

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Artikel Terkait

Jumat Berkah, Polwan Polres Soppeng Berbagi

PEDOMAN RAKYAT, SOPPENG – Sebagai bentuk kepedulian sosial serta upaya mempererat hubungan antara Polri dengan masyarakat ,Polisi Wanita...

Harmoni Tanpa Sekat: Simfoni Persaudaraan SMANSA 81–82 dalam Perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026

PEDOMANRAKYAT, MAKASSAR - Alumni lintas generasi SMA Negeri 1 (SMANSA) Makassar kembali mengukuhkan eksistensi persaudaraan lintas iman melalui...

Telepon Subuh Mentan Amran Berujung Gagalnya Penyelundupan Bawang Bombay Ilegal 133,5 Ton di Semarang

PEDOMANRAKYAT, SEMARANG – Telepon subuh Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman sekitar pukul 05.20 WIB menjadi awal gagalnya...

Mentan Amran Sidak 133,5 ton Bawang Bombay Selundupan Berpenyakit: Tidak Ada Ampun, Usut Sampai Akar

PEDOMANRAKYAT, SEMARANG — Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menegaskan tidak akan memberi toleransi terhadap praktik impor ilegal...