PEDOMANRAKYAT, MAKASSAR — Makassar Harley Davidson Club (MHDC), komunitas penggemar motor besar Harley Davidson asal Amerika Serikat, sukses menggelar touring perdana sebagai penanda resmi terbentuknya klub tersebut di Kota Makassar. Touring perdana ini berlangsung selama tiga hari, terhitung sejak Jumat, 9 Januari hingga Minggu, 11 Januari 2026, dengan rute Makassar–Mamuju–Makassar.
Sebanyak 30 peserta ambil bagian dalam touring yang menempuh jarak ratusan kilometer tersebut. Rombongan pengendara moge memulai perjalanan dari Kota Makassar menuju Mamuju, Provinsi Sulawesi Barat, sebelum kembali lagi ke Makassar. Touring ini tidak hanya menjadi ajang uji ketangguhan kendaraan dan pengendara, tetapi juga momentum mempererat solidaritas antaranggota MHDC.
Kehadiran sejumlah tokoh turut menambah semarak kegiatan ini. Mantan Wali Kota Makassar dua periode, Ilham Arief Sirajuddin (IAS), terlihat ikut dalam rombongan touring MHDC. Selain IAS, turut hadir pula Najmuddin yang akrab disapa Jojon, salah satu figur yang aktif mendorong terbentuknya komunitas motor besar di Makassar.
IAS menyambut positif terbentuknya Makassar Harley Davidson Club. Ia menilai kehadiran MHDC bukan sekadar komunitas hobi, melainkan wadah yang memiliki potensi besar untuk kegiatan sosial dan pengembangan daerah ke depan. Menurutnya, komunitas otomotif seperti MHDC dapat menjadi mitra strategis dalam berbagai kegiatan kemasyarakatan, termasuk aksi sosial, promosi pariwisata, hingga penguatan citra positif Kota Makassar dan Sulawesi Selatan.
“Terbentuknya MHDC ini merupakan hal yang baik. Selain menyalurkan hobi, komunitas seperti ini bisa memberi manfaat nyata bagi masyarakat, terutama jika diarahkan pada kegiatan sosial dan promosi daerah,” ujar IAS di sela-sela kegiatan touring.
Sementara itu, Najmuddin atau Jojon mengungkapkan bahwa tujuan pembentukan MHDC tidak hanya untuk menghimpun para pecinta Harley Davidson di Makassar, tetapi juga untuk berkontribusi dalam mempromosikan pariwisata lokal. Setiap kegiatan touring yang dilakukan MHDC, kata dia, dirancang untuk menyambangi berbagai daerah, baik di Sulawesi Selatan maupun provinsi sekitar.

