“Melalui touring, kami ingin memperkenalkan potensi daerah yang kami kunjungi. Ini secara tidak langsung membantu menggerakkan perekonomian lokal, mulai dari sektor pariwisata, perhotelan, kuliner, hingga UMKM setempat,” ungkap Jojon.
Ia menambahkan, MHDC juga menjadi wadah berbagi pengalaman, pengetahuan, dan sumber daya antaranggota. Para pengendara Harley Davidson dapat saling bertukar informasi terkait teknis kendaraan, keselamatan berkendara, hingga etika berlalu lintas, khususnya dalam touring jarak jauh.
“Bagi anggota baru, komunitas ini sangat bermanfaat. Mereka bisa belajar dari pengalaman senior, baik soal perawatan motor, teknik berkendara yang aman, maupun manajemen perjalanan. Ini penting agar hobi moge tetap mengedepankan keselamatan dan tanggung jawab,” jelasnya.
Touring perdana Makassar–Mamuju ini juga menjadi bukti kesiapan MHDC dalam menggelar kegiatan berskala regional. Dengan persiapan yang matang dan koordinasi yang baik, seluruh rangkaian perjalanan berlangsung aman dan lancar tanpa kendala berarti.
Ke depan, MHDC berkomitmen untuk terus mengembangkan program-program positif, baik di bidang sosial, otomotif, maupun promosi pariwisata. Komunitas ini diharapkan mampu menjadi contoh bahwa club motor besar tidak hanya identik dengan hobi mahal, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap masyarakat dan pembangunan daerah, khususnya di Sulawesi Selatan. (And)

