Ingatkan Petugas Dukcapil Bila Ada NIK Beda, Dirjen Zudan : Solusinya Gunakan KTP-el

Tanggal:

Follow Pedomanrakyat.co.id untuk mendapatkan informasi terkini.

Klik WhatsApp Channel  |  Google News

PEDOMANRAKYAT, JAKARTA – Direktur Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri (Duckapil Kemendagri), Prof. Zudan Arif Fakrulloh menjawab sejumlah pertanyaan dari masyarakat seputar perbedaan Nomor Induk Kependudukan (NIK) di Kartu Keluarga (KK).

“Dengan berlakunya KTP elektronik (KTP-el) ketika terdapat perbedaan NIK di KK yang lama dengan NIK di KTP-el, maka yang dipakai adalah di KTP-el,” ujar Dirjen Zudan lewat keterangan videonya, Jumat (03/06/2022).

Prof Zudan menjelaskan, ada banyak penyebab NIK dan KK tidak sesuai. Beberapa penyebab NIK dan KK tidak sesuai di antaranya penduduk tidak melapor sesuai prosedur ketika pindah datang.

“Ini penting juga saya informasikan petugas-petugas Dukcapil yang baru bergabung di Dukcapil jangan risau jangan bingung, di KK yang lama dengan KTP-el, maka gunakan KTP-el,” tuturnya.

Dirjen Zudan menekankan segenap Korps Dukcapil agar mempedomani aturan pelaksana Perpres No. 96 Tahun 2018, yakni Permendagri 108 Tahun 2019.

“Jadi sekali lagi, Satu : Ikuti 14 langkah Dukcapil; Dua : Terapkan 12 kebijakan baru Dukcapil; Tiga : Ingat betul 3 milestone yakni Dukcapil BISA tahun 2016, GISA Dukcapil tahun 2018, dan Dukcapil Go Digital 2019. Terakhir, jangan lagi menambah persyaratan baru,” kata Dirjen Zudan.

Dirjen Zudan juga menekankan, penduduk harus memiliki kesadaran melaporkan perubahan data kependudukan karena data penduduk dicatat berdasarkan pelaporan.

1
2TAMPILKAN SEMUA
Baca juga :  Polda Sulsel Ajak Mahasiswa Ikuti Kompetisi Marketing yang Digelar Polri dan Mark Plus

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Artikel Terkait

Jumat Berkah, Polwan Polres Soppeng Berbagi

PEDOMAN RAKYAT, SOPPENG – Sebagai bentuk kepedulian sosial serta upaya mempererat hubungan antara Polri dengan masyarakat ,Polisi Wanita...

Harmoni Tanpa Sekat: Simfoni Persaudaraan SMANSA 81–82 dalam Perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026

PEDOMANRAKYAT, MAKASSAR - Alumni lintas generasi SMA Negeri 1 (SMANSA) Makassar kembali mengukuhkan eksistensi persaudaraan lintas iman melalui...

Telepon Subuh Mentan Amran Berujung Gagalnya Penyelundupan Bawang Bombay Ilegal 133,5 Ton di Semarang

PEDOMANRAKYAT, SEMARANG – Telepon subuh Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman sekitar pukul 05.20 WIB menjadi awal gagalnya...

Mentan Amran Sidak 133,5 ton Bawang Bombay Selundupan Berpenyakit: Tidak Ada Ampun, Usut Sampai Akar

PEDOMANRAKYAT, SEMARANG — Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menegaskan tidak akan memberi toleransi terhadap praktik impor ilegal...