Lorong PKK Kelurahan Pabaeng-baeng, Riwayatmu Kini

Tanggal:

Follow Pedomanrakyat.co.id untuk mendapatkan informasi terkini.

Klik WhatsApp Channel  |  Google News

Oleh: Haidar

SEBAGAI seorang wartawan, tentu aktifitas kesehariannya banyak dihabiskan di lapangan guna menggali informasi dari narasumber untuk selanjutnya diramu menjadi sebuah berita yang layak untuk dikonsumsi oleh masyarakat luas. Hal ini pun yang biasa saya lakukan.

Selepas Magrib, saya secara tidak sengaja lewat di Jalan Kumala II yang masuk dalam wilayah administratif Kelurahan Pabaeng-baeng, Kecamatan Tamalate, Kota Makassar. Betapa tercengangnya saya ketika melihat tempat tersebut.

Bagaimana tidak, tempat yang dulunya tampak sedikit kumuh, maklum karena masuk kawasan pasar, kini berubah menjadi sebuah lorong yang asri, indah, dan yang pasti membuat nyaman ketika kita berada di dalamnya.

Saya tahu betul kondisi wilayah tersebut, karena disanalah saya banyak memiliki teman-teman sekolah dulu. Sehingga, di lorong itu banyak sekali memori indah bersama sahabat-sahabat kecil yang saat ini entah kemana rimbanya, setiap sudut lorong saya pandangi seakan saya berada pada masa itu.

Saya terus bergerak mengitari setiap lorong-lorong, kali ini laju motor saya terhenti di Jalan Kumala II ORW O2/ORT 02, Lorong 03. Di sana berdiri seorang lelaki dengan perawakan tinggi dan kulit sawo matang, sambil bersalaman saya pun lalu memperkenalkan diri.

“Permisi pak, saya Haidar dari media pedomanrakyat.co.id, saya ingin mencari informasi terkait wilayah di sini,” tanya saya.

Lalu bapak tersebut bilang, ada apa dinda dengan lorong kami ini ? Apakah lorong ini ada pelanggaran terkait pengerjaan-pengerjaan di dalamnya ? Lalu saya jawab, tentu tidak pak saya hanya kagum melihat perubahan-perubahan yang sangat signifikan di tempat bapak ini, maklum saya dulu bergaul di lorong ini, jadi tahu betul situasi dan kondisinya.

Betapa terkejutnya saya ketika tahu bapak tersebut merupakan Kepala Pemerintahan di wilayah tersebut. “Oh begitu yah, perkenalkan nama saya Yudi Handoyo, Sos selaku Lurah Pabaeng-baeng, Kecamatan Tamalate,” katanya.

Baca juga :  Inovasi Pendidikan Sekolah RAMAH, Anak Bebas Perundungan

Dalam hati saya mengatakan, waduh ternyata beliau ini Lurah di tempat ini. Perbincangan kami pun semakin cair dan penuh keakraban. Lurah Yudi pun lalu mengajak saya untuk berkeliling lorong Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) yang notabene didalamnya juga terdapat program Wali Kota Makassar yaitu Lorong Wisata (Longwis).

Sambil berjalan mengitari lorong PKK Di Jl Kumala 2, ORW O2/ORT 02 lorong 3, Ia lalu bercerita, kegiatan kami untuk mempercantik lorong di Kelurahan Pabaeng-baeng ini dimulai dari pengecetan.

1
2TAMPILKAN SEMUA

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Artikel Terkait

Menulis Apa Adanya, Merawat Nurani: BugisPos Menapaki Usia 27 Tahun

PEDOMANRAKYAT, MAKASSAR - Tak semua media mampu menua dengan anggun. Sebagian gugur di tengah jalan, sebagian lain kehilangan...

Digelar Mei, Munafri Resmi Buka Registrasi Makassar Half Marathon 2026

PEDOMANRAKYAT, MAKASSAR — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, secara resmi membuka registrasi Makassar Half Marathon (MHM) 2026 dalam...

Dari Panrannuangta untuk Masa Depan: INTI Jeneponto Rayakan Dies Natalis ke-35 dan Wisuda Penuh Makna

PEDOMANRAKYAT, JENEPONTO - Ruang Pola Panrannuangta, Kantor Bupati Jeneponto, Minggu (11/01/2026), terasa berbeda. Bukan sekadar ruang resmi pemerintahan,...

Domino Naik Kelas, ORADO Sulsel Siap Kirim Atlet ke Level Nasional

PEDOMANRAKYAT, JAKARTA — Pengurus Besar Federasi Olahraga Domino (ORADO) Nasional secara resmi mendeklarasikan domino naik kelas sebagai olahraga nasional. Deklarasi...