Dana Bansos PKH Tidak Utuh Diterima Keluarga Penerima Manfaat

Tanggal:

Follow Pedomanrakyat.co.id untuk mendapatkan informasi terkini.

Klik WhatsApp Channel  |  Google News

PEDOMANRAKYAT, GOWA – Program Keluarga Harapan (PKH) adalah merupakan program dari Kementerian Sosial Republik Indonesia (Kemensos RI) dalam rangka pengentasan kemiskinan yang diperuntukkan oleh keluarga miskin yang tergolong Rumah Tangga Sangat Miskin (RTSM).

Jadi Bantuan Sosial (Bansos) PKH adalah bukan program bagi-bagi uang tapi program pemenuhan kebutuhan baik di sektor Pendidikan dan Kesehatan. Dalam program Bansos PKH ini sama sekali tidak diharuskan adanya pemotongan dana Bansos sekecil apapun dari Keluarga Penerima Manfaat (KPM).

Dari pantauan media ini di lapangan diduga dananya dipotong oleh Ketua Kelompok sebanyak tiga kali berturut-turut dalam setiap penerimaan 4 bulan sekali pertahunnya.

Hal ini diungkapkan salah seorang penerima PKH, M Daeng Nginga ketika dikonfirmasi media ini di rumahnya yang beralamat Borong Kaluku, Desa Taeng, Kecamatan Pallangga, Kabupaten Gowa, Rabu (15/11/2023).

Ia mengatakan, dirinya telah menerima dana PKH selama tiga kali dalam setiap empat bulan sekali namun tidak sepenuhnya dana tersebut diterima karena telah dipotong.

Ditambahkannya, pada bulan Mei lalu seharusnya diterima sebanyak Rp 1.200.000 namun hanya Rp 1 juta saja, itupun dia berikan lagi Rp 100ribu kepada ketua kelompok sebagai tanda terima kasih karena telah membantu mencairkannya. Jadi semuanya cuma sebanyak Rp 900ribu pada bulan itu.

1
2TAMPILKAN SEMUA
Baca juga :  Pangdam I/BB Terima Anugerah Harian Realitas Award 2022

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Artikel Terkait

Harmoni Tanpa Sekat: Simfoni Persaudaraan SMANSA 81–82 dalam Perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026

PEDOMANRAKYAT, MAKASSAR - Alumni lintas generasi SMA Negeri 1 (SMANSA) Makassar kembali mengukuhkan eksistensi persaudaraan lintas iman melalui...

Telepon Subuh Mentan Amran Berujung Gagalnya Penyelundupan Bawang Bombay Ilegal 133,5 Ton di Semarang

PEDOMANRAKYAT, SEMARANG – Telepon subuh Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman sekitar pukul 05.20 WIB menjadi awal gagalnya...

Mentan Amran Sidak 133,5 ton Bawang Bombay Selundupan Berpenyakit: Tidak Ada Ampun, Usut Sampai Akar

PEDOMANRAKYAT, SEMARANG — Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menegaskan tidak akan memberi toleransi terhadap praktik impor ilegal...

Tim Gabungan dan Bantuan Logistik Bencana Banjir Tiba di Loloda Utara

PEDOMANRAKYAT, HALMAHERA UTARA - Tim gabungan yang terdiri dari unsur TNI/Polri, Taruna Siaga Bencana (Tagana), Satpol PP, BPBD,...