Jubir Andalan Ajak Bicara Data, Bukan Gosip

Zainal
Zainal 236 Pembaca
5 Menit baca

Follow Pedomanrakyat.co.id untuk mendapatkan informasi terkini.

Klik WhatsApp Channel  |  Google News

PEDOMANRAKYAT, MAKASSAR – Irwan, Juru Bicara (Jubir) Andi Sudirman Sulaiman, calon Gubernur Sulawesi Selatan sekaligus mantan gubernur periode 2021-2023, melontarkan kritik tajam kepada lawan-lawan politik yang dinilainya lebih banyak bermain gosip ketimbang berbicara berdasarkan fakta.

Dalam sebuah pernyataan tegas, Irwan mengajak semua pihak untuk berargumen secara terbuka dan berbasis data, alih-alih melontarkan isu-isu tak berdasar yang justru memecah belah masyarakat.

“Kampanye yang dilandasi gosip dan spekulasi sama sekali tidak mengedukasi masyarakat. Bahkan, saat ini mulai muncul upaya eksploitasi isu keagamaan dan kedaerahan yang dapat merusak kohesi sosial kita. Ini sangat berbahaya,” ujar Irwan.

Menurutnya, wacana-wacana tersebut harus dihadapkan pada fakta, bukan pada sekadar rumor yang tidak bisa dibuktikan kebenarannya.

Salah satu isu yang massif disebarkan adalah klaim bahwa Sulawesi Selatan berada dalam kondisi “bangkrut” dan perlu diselamatkan. Irwan menantang pihak-pihak yang menyebarkan wacana ini untuk membuktikannya dengan data.

“Apakah benar Sulsel bangkrut ? Mari kita buka data APBD. Jika ada yang mengatakan utang Pemprov lebih besar dari pendapatan, tunjukkan buktinya ! Fakta yang kami miliki, APBD Sulsel tahun 2023 stabil dan pengelolaan keuangan daerah terkendali,” tegas Irwan.

Selain itu, Irwan juga menepis tudingan mengenai buruknya pengelolaan birokrasi di era Andi Sudirman. Ia mengungkapkan bahwa Indeks Reformasi Birokrasi Sulawesi Selatan justru meningkat secara signifikan selama tiga tahun terakhir. Pada 2023, indeks ini mencapai skor 74,21, masuk dalam kategori BB, sebuah pencapaian yang lebih baik dibandingkan skor 61,24 pada 2019.

“Apakah ini yang disebut pengelolaan buruk ? Birokrasi kita justru semakin efisien dan adaptif,” kata Irwan.

Peningkatan ini, lanjutnya, tidak bisa dipungkiri sebagai hasil kerja keras reformasi birokrasi yang dijalankan Andi Sudirman selama masa kepemimpinannya.

Baca juga :  Kaltara Sebagai Penyanggah IKN, H. Zainal Paliwang : Insya Allah Segera Terwujud

Isu lain yang menjadi sorotan adalah tuduhan bahwa di bawah kepemimpinan Andi Sudirman, Sulawesi Selatan menjadi kurang toleran. Irwan balik menantang pihak-pihak yang menyebarkan isu ini untuk menunjukkan bukti data. Berdasarkan Indeks Kerukunan Umat Beragama, Sulawesi Selatan justru mencatat peningkatan yang signifikan. Pada tahun 2022, indeks ini mencapai 74,30, lebih tinggi dari rata-rata nasional.

1
2TAMPILKAN SEMUA
Bagikan Artikel Ini
Tinggalkan Komentar
error: Content is protected !!