PKK Makassar Dorong Orangtua Lebih Bijak Dampingi Anak di Ruang Digital

Ramzy
Ramzy 3 Pembaca
4 Menit baca

Follow Pedomanrakyat.co.id untuk mendapatkan informasi terkini.

Klik WhatsApp Channel  |  Google News

PEDOMANRAKYAT, MAKASSAR — Ketua TP PKK Kota Makassar Melinda Aksa mengajak para kader PKK menjadi garda terdepan dalam membangun keluarga yang cerdas dan aman dalam memanfaatkan internet di tengah derasnya arus informasi digital.

Ajakan itu disampaikan Melinda saat membuka kegiatan Gerakan Keluarga Cerdas Berinternet bertema “Upgrade Dirimu, Upgrade Keluargamu: Ibu Muda Berdaya di Tengah Banjir Informasi” di Makassar, Kamis (4/6/2026). Kegiatan tersebut merupakan bagian dari program kerja Pokja II TP PKK Kota Makassar.

Acara ini dihadiri jajaran pengurus inti TP PKK Kota Makassar, antara lain sekretaris, bendahara, para ketua kelompok kerja, pengurus TP PKK, ketua TP PKK kecamatan se-Kota Makassar, serta kader PKK.

Dalam sambutannya, Melinda menyoroti perkembangan teknologi digital yang berlangsung sangat cepat dibandingkan dengan masa ketika generasinya tumbuh pada dekade 1980-an hingga 1990-an.

“Anak-anak kita sekarang tumbuh bersama smartphone, tablet, dan berbagai platform digital. Apalagi sejak pandemi COVID-19, penggunaan gadget menjadi bagian dari kebutuhan belajar sehari-hari,” ujarnya.

Menurut Melinda, kemudahan akses internet memang memberi banyak manfaat, tetapi pada saat yang sama juga menghadirkan tantangan bagi orangtua dalam mengawasi aktivitas digital anak.

Ia mengingatkan agar anak tidak diberikan kebebasan penuh dalam menggunakan media sosial. Selain itu, orangtua juga perlu memberikan pemahaman mengenai pentingnya menjaga privasi di ruang digital.

“Anak-anak tidak boleh sembarangan membagikan foto, lokasi, sekolah, maupun informasi pribadi lainnya di media sosial. Di era kecerdasan buatan atau AI saat ini, penyalahgunaan data dan identitas digital dapat terjadi dengan sangat mudah,” katanya.

Melinda juga menilai orangtua harus menjadi teladan dalam penggunaan media sosial. Kebiasaan membagikan informasi pribadi secara berlebihan dinilai dapat membuka peluang terjadinya risiko keamanan digital.

1
2TAMPILKAN SEMUA
Baca juga :  Polres Bone Ringkus Pengedar 2 Kg Sabu Dan 4500 Ekstasi
Bagikan Artikel Ini
Tinggalkan Komentar
error: Content is protected !!